SketsaNusantara.id – Upaya KPU Kabupaten Kediri dalam meningkatkan partisipasi pemilih di Pilkada 2024 berhasil. Selain sosialisasi yang menyasar ke berbagai elemen masyarakat, pada waktu hari pelaksanaan pencoblosan KPU Kabupaten Kediri tetap berupaya agar masyarakat mendatangi TPS untuk menggunakan hak pilih.
Anggota KPU Kabupaten Kediri Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Eka Setiawan Feridianto mencatat, partisipasi pemilih Pilkada 2024 sebesar 72 persen.
Dia mengatakan, pelaksanaan Pilkada 2024 ini tingkat partisipasi masyarakat ditarget sebesar 80 persen.
Baca Juga: Distribusikan Logistik, KPU Kabupaten Kediri Tegaskan Telah Tepat Jumlah dan Tepat Waktu
Dijelaskan, untuk mencapai target tersebut, sosialisasi dilakukan masif. “Sebelum hari pemungutan suara, sosialisasi kami laksnakan secara massif. Penyelenggara di tingkat kecamatan dan desa pasti melaknsakan ini. Kerjasama dengan semua stake holder kami bangun sebagus mungkin,” ujar Eka kepada SketsaNusantara.id, Jumat 29 November 2024.
Eka melanjutkan, sosialisasi tersebut tidak ditujukan hanya kepada masyarakat umum. Melainkan, sambungnya, di komunitas-komunitas tertentu juga ia masuki untuk memahamkan masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.
“Berbagai elemen masyarakat menjadi sasaran sosilisasi pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta pemilihan bupati dan wakil bupati ini. Seperti pendidikan, pesantren, lembaga pemasyarakatan, dan komunitas lainnya,” ujar alumnus Universitas Jember ini.
Baca Juga: Usai Selenggarakan Debat Publik, KPU Kabupaten Kediri Fokus pada Pelaksanaan Pungut Hitung Suara
Eka mengaku, partisipasi masyarakat di Pilkada 2024 ini merupakan trend tertinggi dari Pilkada-pilkada sebelumnya. Bahkan, berdasarkan laporan dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) partisipasi masyarakatnya ada yang mencapai 77 persen. “Prosentase terendah tercatat 68 persen. Itu terjadi di 3 kecamatan dari 26 kecamatan di Kabupaten Kediri,” ungkapnya.
Berdasarkan data partisipasi masyarakat, tercatat Pilkada 2020 tingkat partisipasinya mencapai 65 persen.
Baca Juga: Demi Suksesnya Pilkada 2024, KPU Kabupaten Kediri Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Mantan penyelenggara di tingkat desa dan kecamatan ini menyampaikan terimakasih kepada semua penyelenggaranya yang ada di desa maupun kecmatan atas raihan yang signifikan tersebut. Tak lupa, secara kelembagaan juga disampaikan terimakasih kepada pemilih di seluruh Kabupaten Kediri.
“Kami sampaikan terimakasih kepada penyelenggara, baik di desa maupun di kecamatan. Tentunya kepada semua masyarakat di Kabupaten Kediri yang telah menggunakan hak pilihnya. Tidak lupa kepada penyelenggara di tingkat TPS. Mereka juga berperan keras dalam mengupayakan agar warga mau hadir ke TPS untuk nyoblos,” pungkas mantan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa/Kecamatan Badas ini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Kepung KPU Jember, Ratusan Pendemo Beberkan Bukti Oknum Penyelenggara Diduga Tak Netral
Sukses Selenggarakan 3 Debat Publik, KPU Nganjuk Bersiap Fokus Pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan Suara
Penyelenggara Pilkada Jember Diduga Tak Netral, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Desak Pemanggilan KPU dan Bawaslu Jember
Minta Maaf Usai Kalah di Pilkada 2024, Inilah 5 Kontroversi Vicky Prasetyo Artis Sekaligus Politikus yang Sering Munculkan Pro dan Kontra
Siapa Lebih Tajir? Kalah di Pilkada 2024 hingga Dituding Ikuti Gaya Komeng, Adu Harta Kekayaan Ronal Surapradja vs Komeng
Kalah di Pilkada 2024, Vicky Prasetyo Ucap Terima Kasih dan Minta Maaf bagi Seluruh Pendukung Pemalang