“Hasil ini merupakan cerminan dari kedalaman kemitraan negara kita dengan Indonesia,” ungkap Presiden Marcos Jr.
Baca Juga: Hadiri Forum Bisnis di Brazil, Prabowo Angkat Isu Ketahanan Pangan
Untuk diketahui, Mary Jane ditangkap usai menyelundupkan 2.6 kg heroin pada 2010 lalu.
Mary Jane pergi ke Yogyakarta untuk mencari kerja dengan membawa koper yang dibelikan oleh rekannya.
Setibanya di Bandara Adi Sucipto, petugas menemukan heroin seberat 2.6 kg terbungkus alumunium foil dalam koper tersebut.
Setelah melalui proses persidangan, Mary Jane akhirnya dituntut hukuman penjara seumur hidup.
Namun hakim memberikan vonis lebih berat yakni hukuman mati kepada Mary Jane.
Pemerintah Filipina sempat meminta grasi sebanyak 2 kali, namun keduanya ditolak.
Pada tahun 2015, kabar eksekusi Mary Jane di Nusakambangan sempat mencuat.
Akan tetapi eksekusi tersebut batal di menit-menit terakhir setelah Presiden Filipina saat itu, Benigno Aquino meminta penundan lantaran muncul informasi baru bahwa narkoba yang dibawa Mary Jane bukan miliknya.
Bahkan sempat mencuat dugaan bahwa Mary Jane dijebak untuk menjadi kurir narkoba.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Bikin Salfok, Sepatu Warna-Warni yang Dipakai Stella Christie Saat Dampingi Prabowo ke China Ramai Jadi Sorotan, Harganya Setara UMK Surabaya
5 Poin Utama Pertemuan Prabowo-Biden: Latihan Militer Multinasional dan Pusat Maritim Baru untuk Stabilitas Indo-Pasifik
Kunjungi Peru, Prabowo Subianto Awali Lawatan dengan Sarapan Bersama PM Australia, Tekankan Keberlanjutan Kerjasama
Presiden Prabowo Subianto Terima Penghargaan Tertinggi dari Presiden Peru atas Jasa Sipil dan Militernya
Berpidato di APEC CEO Summit 2024, Prabowo Subianto Optimis Masa Depan Ekonomi Kawasan Pasicik Cerah
Dari APEC Peru ke G20 Brasil, Prabowo Tegaskan Perdagangan Adil di Kancah Global
Hadiri Forum Bisnis di Brazil, Prabowo Angkat Isu Ketahanan Pangan