SketsaNusantara.id - Kasus guru Supriyani yang viral di media sosial kini di respon oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit.
Guru Supriyani, seorang guru honorer di Konawe Selatan, yang telah dituduh melakukan kekerasan terhadap salah satu muridnya juga telah mengaku menjadi korban pemerasan oleh oknum polisi.
Dimana pada perkembangannya, Supriyani mengaku diminta uang damai hingga Rp 50 juta.
Atas kasus ini, maka Kapolri merespon satu kasus yang kini menyita banyak perhatian publik tersebut.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPAS TV, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menyatakan jika memang benar sampai ada permintaan damai dengan memakai uang maka ia akan bertindak tegas.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit akan bertindak tegas terhadap polisi yang terlibat pada kasus tersebut.
"Kalau terbukti bahwa ada transaksi Rp 50 juta, atau yang minta uang itu maka saya minta dipecat," tegas Kapolri di depan awak media.
"Yang kedua, saat ini polisi sedang melakukan mediasi bahkan melibatkan bupati, melibatkan organisasi PGRI kalau bisa ini di mediasikan karena menyangkut anak-anak yang masih kecil," tambahnya.
"Di satu sisi dia butuh sekolah dan ada guru yang nanti prosesnya akan tidak baik untuk pihak pelapor dan terlapor sehingga harapan kami ada restorasi justice," tambahnya lagi.
Menurutnya, mediasi yang saat ini sedang berjalan bisa menghasilkan kesepakatan yang baik sehingga keduanya menemukan rasa keadilan.
Dalam hal ini Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan perhatian serius terhadap kasus guru honorer Supriyani, dalam pernyataannya, ia menekankan pentingnya keadilan dan transparansi dalam penanganan kasus ini.
Artikel Terkait
Bertemu Para Petinggi Perusahaan AS, Prabowo Subianto Buktikan Ekonomi Indonesia Masih Diminati
Konjen RI di Hong Kong Nobatkan BNI Sebagai Bank Terbaik untuk Layanan Diaspora
Bank Kustodian BRI Hadirkan Fitur Multi-share Class untuk Permudah Investasi Reksa Dana
Dinilai Kurang Efektif, Gibran Kena Sentil Netizen karena Respons Layanan Pengaduan Masyarakat via WhatsApp Tidak Memuaskan: Masa Masih Centang Satu?
Viral! Gadis 14 Tahun di Padang Sidimpuan Jadi Tersangka Usai Dikirimi Video Asusila, Sang Ayah Minta Bantuan Presiden hingga Kapolri