Kamis, 4 Juni 2026

Duduk Perkara Kericuhan dan Tindakan Premanisme yang Viral di SMA Gloria 2 Surabaya, Berawal dari Kasus Perundungan hingga Berakhir Damai

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 11 November 2024 | 16:30 WIB
Potret SMAK Gloria 2 Surabaya yang sempat viral gegara aksi premanisme buntut dari kasus perundungan dengan SMA Cita Hati (gloriaschool.org)
Potret SMAK Gloria 2 Surabaya yang sempat viral gegara aksi premanisme buntut dari kasus perundungan dengan SMA Cita Hati (gloriaschool.org)

Tak terima anaknya jadi tak semangat sekolah setelah jadi korban perundungan, orang tua Excel kemudian meminta Ethan keluar dan menyuruhnya minta maaf sambil bersujud dan menggonggong layaknya anjing.

Baca Juga: BRI Mencapai Skor ESG Tertinggi, Unggul dalam Keberlanjutan di Sektor Perbankan

Terjadilah keributan di depan SMA Gloria 2 Surabaya yang terekam kamera hingga jadi viral di media sosial.

Terkait masalah ini, sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan berujung damai. Pihak wali murid dari SMAK Gloria 2 dan SMA Cita Hati sudah bertemu dan saling memaafkan hingga memutuskan untuk berdamai.

Meski begitu, wali murid SMAK Gloria 2 Surabaya menyebut adanya proses hukum yang masih terus berlanjut untuk mempertanggungjawabkan tindakan perundungan yang dilakukan Ethan.

Baca Juga: Selain B.J Habibie dan Ani Yudhoyono, Inilah Deretan Tokoh yang Dimakamkan di TMP Kalibata

"Sekarang nunggu pihak kepolisian saja untuk menindaklanjuti masalah ini, biarlah diproses secara aturan hukum yang berlaku, tapi yang penting antara kami sudah saling memaafkan," kata Ivan, wali murid dari SMAK Gloria 2 pada wartawan hari Jumat, 8 November 2024.

Pria dalam video viral diketahui bernama Ivan yang ikut membantu orang tua Excel, korban perundungan yang mengaku ingin mencegah pertikaian.

Saat mengunjungi SMAK Gloria 2 beberapa waktu lalu, aksinya dinilai terlalu berlebihan dan akhirnya malah viral hingga dituding sebagai preman.

Baca Juga: Wapres Pidato Pakai Contekan? Gibran Jadi Bahan Gunjingan Netizen Usai Video Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Trending di YouTube

"Maksud tujuan saya itu ingin mencegah supaya tidak ada perkelahian antar pelajar, tapi malah diviralkan sebagai preman," kata Ivan pada hari yang sama.

Setelah dilakukan mediasi dan orang tua dari SMAK Gloria 2 dan SMA Cita Hati menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, Ivan kemudian meminta maaf karena telah membuat kegaduhan di tengah masyarakat.

"Jadi, sekarang ini kami tidak ada masalah apa-apa. Saya sudah minta maaf kepada pihak Gloria dan pihak sekolah sudah menerima permintaan maaf saya. Jadi, kabar yang beredar di sosmed itu tidak benar semua," ucap Ivan.

Baca Juga: Kenang Irna Gustiawati, Dandhy Laksono Bagikan ‘Ancaman' hingga Syarat Sang Istri saat Meminta Izin Lakukan Ekspedisi

Ivan juga menegaskan kehadirannya tidak ada maksud baruk apalagi mengintimidasi pihak manapun. Ia menyatakan hal yang terjadi dalam video viral berada di luar kendalinya karena terbawa suasana.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube Franky Lee

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X