Dalam laporan kinerjanya, hingga September 2024, BNI telah menyalurkan kredit hijau untuk sektor energi baru terbarukan (EBT) yang meliputi pembangkit listrik tenaga air, tenaga surya, dan biogas, dengan total pembiayaan mencapai Rp10,2 triliun.
Baca Juga: Kembangkan Sayap Bisnis! BRI UMKM EXPO(RT) 2025 Jadi Jembatan UMKM Menembus Pasar Global
BNI juga turut mendanai sektor penanggulangan polusi udara sebesar Rp3,4 triliun, serta sektor pengelolaan sumber daya alam dan penggunaan lahan berkelanjutan sebesar Rp31,9 triliun.
Dukungan Misbakhun terhadap langkah BNI dalam menjaga kinerja dan komitmen keberlanjutan menunjukkan betapa pentingnya peran bank dalam menghadapi tantangan era digital dan perubahan ekonomi global.
Inisiatif BNI ini bukan hanya berhasil menjaga daya saing perusahaan tetapi juga memperkuat posisi perbankan nasional dalam menciptakan layanan keuangan yang inovatif dan bertanggung jawab.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Harumkan Nama Indonesia, BNI Tembus Daftar 1.000 Perusahaan Terbaik di Dunia 2024 Versi TIME dan Statista
Kasus Dugaan Korupsi Kredit Fiktif di BNI Jember, Kerugian Ditaksir hingga 127 Miliar Rupiah
BNI Relokasi Kantor Singapura, Langkah Baru Berpacu di Pusat Bisnis Dunia
3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kredit Macet BNI Jember Sudah Ditetapkan, Fakta Baru Diungkap Kejati Jatim
UI dan BNI Kembangkan Ekosistem Keuangan Digital untuk Pendidikan Inovatif dan Efisien