"Yang tahu santri ya santri. Yang tahu pesantren ya orang-orang pesantren. Maka dari itu, Insya Allah Jember punya pemimpin dari kalangan pesantren nanti," tuturnya.
Salah satunya menurut Gus Fawait, persoalan tunjangan guru ngaji yang akan diberikan secara rutin dan terhormat.
"Saya sangat prihatin dengan guru ngaji. Kasihan, didata terus, difoto terus, tapi gak ada tunjangan. Guru ngaji ke depan saya pastikan tunjangannya kita berikan dan dinaikkan," tegasnya.
Selain itu, Gus Fawait juga memastikan sektor pertanian akan diprioritaskan, terutama masalah pupuk yang kerapkali dikeluhkan petani di Kabupaten Jember.
Baca Juga: Komitmen Gus Fawait-Djoko Susanto Hidupkan Bandara hingga Meningkatkan Investasi di Jember
"Pemerintah akan membeli pupuk harga mahal dan akan kita jual dengan harga subsidi. Itu salah satu program kami. Pertanian harus berkualitas," tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
PGMI Jember Berikan Dukungan, Gus Fawait Komitmen Perhatikan Nasib Guru Madrasah
Tak Perlu Drama Jelang Debat Pilbup Jember, Gus Fawait Ngopi Santai Bareng Keluarga dan Tim
Gus Fawait Kritisi Pengelolaan Tambang Galian C di Jember, PAD Minim dan Kemiskinan Melonjak
Angka Pengangguran Tinggi di Jember, Gus Fawait-Djoko Susanto Fokusnya Pengembalian Retribusi dan Perbaikan Infrastruktur Pasar
APBD Jember Besar tapi Kemiskinan Tertinggi ke-2 di Jatim, Gus Fawait-Djoko: Rakyat Butuh Keadilan