Selepas lulus MIT, Sigit langsung bekerja di salah satu produsen otomotif terbesar AS General MOtors (GM). Ia menduduki posisi Departemen Keamanan dan Kelayakan Uji Tabrak.
Selama berkarir di sana, Sigit pernah mengembangkan beberapa merek mobil mewah seperti Chevrolet Corvette C6, Corvette Z06, hingga Cadillac XLR pada 1999-2004.
Setelah 15 tahun berkarir di General Motor, Sigit kemudian pulang ke Indonesia untuk mengabdi di ITB sebagai Ilmuwan peneliti di Pusat Teknik Industri PRI-ITB sejak 2014.
Dia juga mengajar di Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) ITB.
Di ITB, Sigit menduduki posisi penting seperti Ketua Task Force for National Railway Center - NRC ITB (2016), Direktur National Center for Sustainable Transportation Technology (CCR-NCSTT) pada 2017, dan Direktur Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan ITB (LPIK-ITB) pada 2018.
Sosok yang pernah menjabat sebagai Global Engineering Group Manager itu kemudian direkrut BUMN bidang pertahanan, PT Pindan (Persero) untuk mengembangkan sejumlah kendaraan taktis.
Ia diminta oleh Prabowo Subianto yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) untuk mengembangkan kendaraan di PT Pindad termasuk Maung Garuda MV3 Limousine.
Berbekal latar belakang karir yang cemerlang, Profesor Sigit akhirnya diberi tanggungjawab untuk menjabat sebagai Wakil Direktur Utama menrangkap Direktur Teknologi dan Pengmebangan PT Pindad pada 2023 hingga saat ini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Jejak Pelarian Prabu Siliwangi di Cagar Alam Leuweung Sancang Garut hingga Legenda Maung Bodas
2 Mobil yang Dipakai Paus Fransiskus Selama Kunjungan di Indonesia, Ada Kijang Innova Zenix dan Maung Pindad
Siapa Presiden BEM Fisip Unair? Sosok Tuffahati Ullayyah Jadi Sorotan Usai Aksi Pasang Karangan Bunga Satire Prabowo-Gibran
Antusiasme Warga Magelang saat Prabowo Subianto Keluar Gerbang Utama Akmil Magelang: Bapak Nengok Sini Pak
Polemik Karangan Bunga Satir BEM FISIP Unair yang Dianggap Penghinaan pada Presiden, Netizen Ungkit Perkataan Prabowo soal Etika
Kritik BEM FISIP Unair pada Prabowo-Gibran dalam Karangan Bunga Viral Jadi Perdebatan di Medsos, Ini Perbedaan Satir Vs Ujaran Kebencian
Wow, Tak Main-Main! Ini Rupanya Tujuan Presiden Prabowo Subianto Lakukan Retreat Jajaran Kabinetnya Menurut Ahli Hukum dan Intelijen Indonesia
Bukan Ditanggung APBN, Biaya Retreat Kabinet Merah Putih di Magelang Disebut Rogoh Kocek Pribadi Prabowo: Apa Kata Istana?