Kamis, 4 Juni 2026

Gandeng Promedia Teknologi Indonesia, Semarak Event BRI Journalism 360 Wujudkan Transformasi Jurnalisme Digital untuk Masa Depan Berkelanjutan

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Senin, 28 Oktober 2024 | 21:14 WIB
Menghadapi Era Digital, BRI Journalism 360 Ajarkan Jurnalis Adaptasi Perubahan Teknologi (Dok. Promedia)
Menghadapi Era Digital, BRI Journalism 360 Ajarkan Jurnalis Adaptasi Perubahan Teknologi (Dok. Promedia)

SketsaNusantara.id– PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) bersama Promedia Teknologi Indonesia sukses menggelar seminar jurnalistik bertajuk "Mediapreneurtalks - BRI Journalism 360 Jurnalisme Berkualitas dan Berkelanjutan."

Bertempat di Kota Semarang, acara ini bertujuan untuk membekali jurnalis dengan keterampilan dan wawasan penting di era digital guna menghadapi tantangan jurnalisme modern.

Melalui seminar ini, para peserta memperoleh pengetahuan tentang etika jurnalistik, pentingnya verifikasi fakta, serta cara memanfaatkan teknologi terkini dalam proses peliputan dan penguatan model pendapatan media.

Baca Juga: Cukup Scan Saja! BRI Luncurkan Fitur QRIS Transfer di BRImo, Percepat dan Permudah Transaksi Digital

Selain itu, acara ini juga menyentuh isu-isu penting terkait keberlanjutan media di era digital.

Salah satu pembicara utama, Agus Sulistriyono, CEO Promedia, menyampaikan pandangannya tentang pentingnya menjaga kualitas konten untuk keberlanjutan media di tengah persaingan digital.

“Bisnis informasi akan terus berkembang dengan berbagai medium. Tantangannya adalah membangun brand media yang kuat dengan konten berkualitas agar bisnis tetap berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga: Pernah Jadi Tukang Jahit, Calon Bupati Batang Fauzi Fallas Sampaikan 3 Program Unggulan yang Pro Rakyat dalam Audiensi Bersama Promedia

CEO Props, Ilona Juwita, menjelaskan pentingnya relevansi dalam iklan digital.

“Iklan yang tidak sesuai dengan konteks dapat mengurangi efektivitasnya. Sekarang kita perlu fokus pada iklan yang selaras dengan karakter konten,” jelas Ilona, menekankan pentingnya strategi programmatic ads bagi media daring.

Selain itu, Fransiskus Surdiasis dari Dewan Pers menggarisbawahi pentingnya sumber berita yang dapat dipertanggungjawabkan serta etika jurnalistik yang kuat untuk menghasilkan konten yang kredibel.

“Sumber yang kuat membuat konten lebih mudah dipahami dan dipercaya oleh pembaca,” ungkapnya.

Baca Juga: Sejak 2013, Klaster Usaha Manggis di Bali Makin Laris Didorong Program Pemberdayaan BRI

Dalam paparannya, Agil Hari dari Promedia juga menjelaskan dampak perubahan algoritma mesin pencari terhadap media daring.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X