Sabtu, 18 Juli 2026

Kopi Jadi Sorotan, Hendy Siswanto Gagal Fokus Bahas Kesehatan di Debat Pilkada Jember

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 26 Oktober 2024 | 22:45 WIB
Debat publik Pilkada Jember  (Tangkapan layar Youtube KPU Jember)
Debat publik Pilkada Jember (Tangkapan layar Youtube KPU Jember)

SketsaNusantara.id – Debat Pilkada Jember 2024 pada Sabtu malam 26 Oktober 2024 di Hall New Sari Utama berlangsung dengan kejadian unik yang langsung menjadi sorotan.

Di tengah debat bertema kesehatan, Calon Bupati Jember nomor urut 1, Hendy Siswanto, tiba-tiba membahas kopi Jember, menyebutnya sebagai kekayaan daerah yang luar biasa.

Pernyataan ini membuat moderator harus mengingatkan Hendy agar tetap fokus pada tema yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Djoko Susanto Optimis Jember Bisa Swasembada Pangan Melalui Pertanian Terpadu

"Kopi di Jember ini luar biasa dahsyat," ujar Hendy dengan semangat. Moderator langsung menegurnya, mengingatkan bahwa diskusi sedang berfokus pada isu kesehatan.

Terlihat sedikit terkejut, Hendy pun mencoba menjelaskan bahwa kopi juga berhubungan dengan kesehatan, tetapi usahanya malah mengundang tawa audiens.

Calon Bupati nomor urut 2, Gus Fawait, tidak melewatkan kesempatan ini dan menyampaikan komentar ringan.

Baca Juga: Gus Fawait Kritisi Pengelolaan Tambang Galian C di Jember, PAD Minim dan Kemiskinan Melonjak

"Ternyata kopi bisa masuk bahasan kesehatan. Mungkin saya yang kurang paham," katanya dengan senyum tipis, disambut tawa dan tepuk tangan para hadirin.

Tanpa berlama-lama, Gus Fawait kemudian mengarahkan pernyataannya ke isu kesehatan yang krusial bagi warga Jember.

Ia menyampaikan komitmennya untuk menyediakan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, tidak hanya di rumah sakit milik pemerintah tetapi juga di rumah sakit swasta.

Baca Juga: PGMI Jember Berikan Dukungan, Gus Fawait Komitmen Perhatikan Nasib Guru Madrasah

“Kami ingin memastikan semua warga Jember mendapat akses kesehatan tanpa harus khawatir soal biaya,” tegasnya.

Gus Fawait juga menyebutkan keinginannya untuk mengembalikan reputasi Jember sebagai daerah dengan fasilitas kesehatan yang baik, seperti pada era 80-an ketika Jember pernah dikenal sebagai pusat layanan kesehatan yang berkualitas.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X