Minggu, 19 Juli 2026

Alasan Prabowo Hujan-hujanan saat Parade Senja Bersama Menteri Kabinet Merah Putih, Ada Makna Filosofis Pemimpin

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 26 Oktober 2024 | 13:00 WIB
Prabowo di tengah hujan deras saat Parade Senja. (Dok. SketsaNusantara.id)
Prabowo di tengah hujan deras saat Parade Senja. (Dok. SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Di tengah hujan deras, Presiden Prabowo memimpin Parade Senja di Lapngan Pancasila, Graha Utama Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat 25 Oktober 2024.

Menurutnya, seorang pemimpin harus memiliki kemampuan teladan yang baik sesuai asas in ngarso sung tulodho.

Ia mengungkapkan itu saat tetap mengikuti rangkaian acara di tengah hujan deras.

Baca Juga: Makna dan Manfaat Latihan Baris-berbaris yang Dilakukan Prabowo-Gibran dan Kabinet Merah Putih

"Jadi kami bangga dengan saudara-saudara sekalian. Penampilan saudara tadi saya lihat saudara basah-basahan, saya pun mengajak para jenderal untuk basah-basah," katanya.

Prabowo menyebut jika anak buah basah, pemimpin harus ikut basah.

Begitu juga saat anak buah kepanasan, pemimpin harus siap mengalami hal sama.

Baca Juga: Peneliti CSIS Sebut Kemenku di Bawah Pemerintahan Prabowo Membuat Fiskal Negara Terjaga Baik

"Karena asas kepemimpinan kita adalah ing ngarso sung tulodo, kalau anak buah basah pimpinan harus basah. Kalau anak buah kepanasan, pimpinan harus kepanasan. Kalau anak buah lapar, pemimpin harus merasakan lapar juga. Itu adalah asas kepemimpinan kita," lanjutnya.

Ia pun melanjutkan ceritanya mengenai seorang jenderal bintang satu yang gugur pada saat operasi.

Kisah tersebut menunjukkan contoh asas kepemimpinan, bahwa tugas maupun pemimpin harus berada di tengah anak buah.

"Pernah saya dengar waktu seorang jenderal bintang satu gugur di daerah operasi. Ada yang bertanya kenapa seorang Brigjen berada di daerah operasi. (Itu) karena tradisi kita adalah bahaya yang dipikul oleh anak buah harus juga dipikul oleh atasan-atasannya," imbuhnya.

Tujuan dari membawa Kabinet Merah Putih dalam kegiatan itu adalah untuk melihat semangat dan disiplin generasi penerus.

"Saya bawa mereka untuk melihat tunas-tunas pemimpin bangsa, untuk melihat semangatmu, melihat disiplinmu, bahwa seorang prajurit itu siap berkorban jiwa dan raga untuk bangsa dan negara. Dan para menteri-menteri pun siap memberi segalanya untuk membela kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia," pungkasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X