SketsaNusantara.id - Di bawah Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan memastikan fiskal negara tetap terjaga.
Hal itu disampaikan oleh peneliti bidang Ekonomi dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) Adinova Fauri.
Alasannya adalah komposisi yang sama di era Presiden Joko Widodo (Jokowi), sehingga pasar merespons bahwa disiplin fiskal tetap terjaga.
Baca Juga: 'Military Way' bukan Militeristik, Prabowo Tegaskan Tujuan Retreat Kabinet Merah Putih di Magelang
Sejak pekan lalu ketika Prabowo memanggil calon menteri dan wakil menteri, pasar cenderung merespons positif sampai hari ini.
"Dari minggu lalu, pemanggilan calon menteri dan wakil menteri oleh Pak Prabowo respon pasar cenderung positif hingga saat ini. Namun Kemenkeu untuk tetap berhati-hati, karena respon ini bisa saja bersifat jangka pendek," kata Adinova.
Menurutnya, program pemerintah akan digenjot lebih baik di bawah Prabowo.
Ia menyebut bahwa kinerja Prabowo ditunjang oleh orang-orang Kemenkeu dengan kualifikasi cukup.
"Masih ada Ibu Sri Mulyani, Wakilnya Suahasil Nazara, memang ada beberapa tambahan orang namun dengan komposisi yang sama," pungkas Adinova.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Tegas di Sidang Kabinet Perdana: Fokus pada Rakyat dan Reformasi Birokrasi
Tersentuh Program Makan Bergizi Gratis, Siswa SD Titipkan Doa untuk Prabowo dan Gibran
Dulunya Dicintai Warganet, 3 Mantan Menteri Era Jokowi Ini Tak Ada di Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran
Digembleng Prabowo di Lembah Tidar, Adik Gus Dur Usul Cak Imin dan Gus Ipul Ditempatkan di Satu Tenda! Apa Alasannya?
Apa Akun IG Kyran Djiwandono? Cucu Prabowo yang Bikin Salfok saat Pelantikan Presiden, Disebut Harry Potter Versi Lokal