SketsaNusantara.id - Presiden Prabowo mempersilakan menterinya untuk mengundurkan diri jika tidak setuju dengan program makan bergizi gratis.
Program itu disebutnya strategis dan bahkan ia menyatakan mempertaruhkan kepemimpinannya.
"Saya hakulyakin. Saya pertaruhkan ... saya pertaruhkan kepimimpinan saya. Bagi saya, makan bergizi untuk anak-anak dan ibu hamil ini adalah strategik," kata Prabowo, Rabu 23 Oktober 2024.
Bagi para anggota kabinet yang tidak setuju dengan program tersebut, Prabowo mempersilakan mereka untuk mengundurkan diri.
"Yang tidak mendukung hal ini silakan keluar dari pemerintah yang saya pimpin," lanjutnya.
Menurut Prabowo, program ini adalah bagian dari rencana kebangkitan bangsa Indonesia.
Oleh sebab itu, ia meminta seluruh menteri saling bersatu dalam menjalankan program tersebut.
Supaya program itu bisa diwujudkan secara tepat, ia meminta agar lembaga negara terkait menyiapkannya.
Pernyataan itu disampaikan setelah ia mendengar adanya sejumlah pihak yang meragukan kemampuan Kabinet Merah Putih dalam merealisasikan program tersebut.
Ia menyebut bahwa dengan perhitungan yang tepat, target dari program tersebut bisa direalisasikan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Apresiasi Kabinet Merah Putih, Komandan TKN Fanta Sebut Prabowo Beri Ruang Besar Bagi Anak Muda dalam Pemerintahan
Tingkat Kepercayaan Publik Capai 83, 5 Persen, Prabowo Subianto Dinilai Mampu Membawa Indonesia ke Arah Lebih Baik
Sidang Perdana Kabinet Merah Putih, Prabowo Subianto Minta Menko dan Menteri Tegas: Copot Jabatannya Kalau Seenaknya
Harus Tepat dan Terukur, Presiden Prabowo Subianto Serukan Eksekusi Cepat Program Makan Bergizi Gratis
Siapa Kombes Ahrie Sonta? Sekpri Kapolri Jadi Ajudan Prabowo, Punya Rekam Jejak Mentereng: Pernah Tangkap Djoko Tjandra