Dirinya berharap bisa terus berkolaborasi dengan MWCNU Diwek dalam terus memajukan masyarakat Diwek.
"Terus bergotong royong yang sekarang mulai sulit ditemukan di masyarakat," imbuhnya.
Dengan penuh harap, dirinya menginginkan kerukunan yang sudah terjalin terus dijaga masyarakat Diwek.
"Terutama menghadapi ajang Pilgub Jatim dan Pilbup Jombang yang pasti akan menghadapi perbedaan pilihan, tolong tetap kompak dan rukun," pintanya dengan wajah serius.
Puncak acara malam ini dipungkasi dengan mauidzah hasanah. Pertama disampaikan oleh KH Nur Hadi yang akrab disapa Mbah Bolong.
Kiai muda ini adalah Pengasuh Pesantren Falahul Muhibbin Watugaluh yang juga Rais Syuriah MWCNU Diwek.
Pengajian umum kedua diberikan oleh KH Nur Muhibbin Mukmin dari Surabaya. Tepat pukul 00.10 WIB, acara ini ditutup dengan doa Maulid.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
11 Poster Terbaik Hari Santri Nasional 22 Oktober 2024 Langsung Print atau Share di Instagram, Facebook, X, dan TikTok
9 Kalimat Status WA Hari Santri Nasional 2024 yang Elegan dan Orisinal
Selamat Hari Santri Nasional 2024! Kumpulan Ucapan Memperingati HSN 22 Oktober Penuh Inspirasi dan Doa, Pas Jadi Caption Medsos
Kenapa Hari Santri Diperingati Tiap Tanggal 22 Oktober? Berikut Sejarah hingga Kaitannya dengan KH Hasyim Asy’ari
Hujan Deras Tak Surutkan MWCNU Diwek Laksanakan Kirab Hari Santri Jalan Kaki ke Ponpes Tebuireng