Minggu, 19 Juli 2026

Hilirisasi dan Kerja Tim Jadi Fokus Utama Arahan Prabowo Subianto kepada Calon Wamen

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Jumat, 18 Oktober 2024 | 19:00 WIB
Prabowo Gibran  (Instagram @prabowo)
Prabowo Gibran (Instagram @prabowo)

SketsaNusantara.id – Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto, memberikan arahan khusus kepada para calon Wakil Menteri (Wamen) dalam pertemuan di Hambalang, Bogor, pada Kamis 17 Oktober 2024.

Arahan ini bertujuan untuk mempersiapkan mereka agar langsung tancap gas bekerja secara maksimal setelah dilantik, memastikan transisi pemerintahan dari Presiden Jokowi berjalan mulus dan efektif.

Aminuddin Ma'ruf, mantan Staf Khusus Presiden Jokowi, mengungkapkan bahwa fokus utama Prabowo adalah memastikan kesinambungan program hilirisasi dan industrialisasi yang telah dimulai di era Jokowi.

Baca Juga: Posting Ucapan Ulang Tahun untuk Prabowo Subianto, Unggahan Andre Taulany Disorot, Netizen: Menteri Apa Ini?

“Pak Prabowo menegaskan komitmennya untuk melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi sebagai langkah strategis menjadikan Indonesia negara besar dan berdaya saing tinggi,” ujar Aminuddin.

Prabowo juga menjelaskan peta transformasi yang dibutuhkan untuk membawa Indonesia menuju status negara maju. Tantangan global di bidang pertahanan, ekonomi, dan teknologi menjadi sorotan utama dalam arahannya.

Prabowo menekankan perlunya memanfaatkan kelebihan Indonesia sekaligus segera mengatasi kelemahannya, terutama dalam membangun daya saing global.

Baca Juga: 49 Nama yang Diduga Duduki Calon Menteri Kabinet Prabowo-Gibran karena Viral Usai Dipanggil ke Kertanegara

“Beliau sangat detail menjabarkan kekuatan dan kelemahan bangsa kita, serta memperbandingkannya dengan negara-negara lain,” jelas Aminuddin.

Bima Arya, mantan Wali Kota Bogor yang juga mengikuti pembekalan tersebut, menyoroti pentingnya menyamakan frekuensi di antara anggota kabinet yang datang dari beragam latar belakang.

“Presiden terpilih mengatakan, dengan adanya anggota kabinet dari berbagai latar belakang—aktivis, budayawan, politisi—penting bagi kita untuk menyamakan perspektif,” ujar Bima.

Baca Juga: Profil Liam Payne, Mantan Anggota One Direction yang Meninggal Dunia di Brazil, Perjalanan Karir hingga Asmara

Ia menambahkan bahwa kabinet yang besar ini bukan hanya soal jumlah, tetapi tentang bagaimana fungsinya sebagai wadah kolaborasi dan koordinasi yang efektif.

Sementara itu, pengacara Otto Hasibuan menekankan pentingnya membangun kerja sama tim yang solid dalam pemerintahan. Menurut Otto, Prabowo berpesan bahwa tanpa kolaborasi yang kuat, tugas pemerintahan akan sulit dijalankan dengan baik.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X