Minggu, 19 Juli 2026

Pamit sebagai Wakil Presiden, Ma’ruf Amin Bahas Soal Personal Branding: Saya Tidak Harus Dipoles-poles

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 18 Oktober 2024 | 07:30 WIB
Wakil presiden Ma'ruf Amin ucapkan pidato perpisahan (Instagram.com/ kyai_marufamin)
Wakil presiden Ma'ruf Amin ucapkan pidato perpisahan (Instagram.com/ kyai_marufamin)

Ia menilai, sikap melebih-lebihkan tersebut sama saja dengan membuat kebohongan.

“Saya yang cuma segini, terus dilebih-lebihkan, nah itu jangan, itu namanya membuat kebohongan,” tandasnya lagi.

Ma’ruf Amin juga berpendapat bahwa membuat kebohongan-kebohongan seperti itu merupakan perbuatan yang dzalim.

Baca Juga: 4 Hari Menuju Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Baru Indonesia, Fufufafa Masih Jadi Bulan-bulanan Warga X

“Tidak ada yang lebih dzalim dari pada sesuatu yang membuat kebohongan-kebohongan,” ujar Ma’ruf Amin.

Netizen pun mengapresiasi sikap Ma’ruf Amin tersebut.

“Contoh harusnya seperti ini, apa adanya saja itu cukup, tidak perlu dipoles-poles,” komentar akun @N**********2.

“Rakyat 100 persen memaafkan, betul banget pak @kiyai_Marufamin, apa adanya saja tidak perlu mengkampanyekan diri di akhir masa jabatan, membuat kebohongan-kebohongan TSM,” tulis akun @si************1.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: X @MurtadhaOne1

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X