SketsaNusantara.id - Sejumlah polisi di Trenggalek dipaksa berolahraga dan juga diet karena alami obesitas atau kegemukan.
Kasus obesitas yang dialami sejumlah polisi di Trenggalek ini menarik perhatian, pasalnya terdapat 60 polisi di Polres Trenggalek yang alami kelebihan berat badan.
Sehingga pihak Polres Trenggalek kemudian mengambil langkah tegas kepada para anggota di mana mereka kemudian memaksa anggota-anggotanya berolahraga hingga diet.
Baca Juga: Program Pemberdayaan Berkelanjutan, BRI dan IPB University Resmikan Balai Rakyat Indonesia di Bogor
Dilansir SketsaNusantara.id dari Instagram @ouhsyitt, program penurunan berat badan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran anggota kepolisian yang kelebihan berat badan termasuk di seluruh jajaran Polres Trenggalek.
Menurut laporan, para polisi ini mengikuti pelatihan fisik yang melibatkan olahraga jalan kaki keliling kampung, yang bertujuan untuk menurunkan berat badan mereka secara bertahap.
Kapolres Trenggalek mengungkapkan bahwa kelebihan berat badan akan menghambat kelincahan saat melaksanakan tugas sehingga ke depan akan banyak tugas yang bisa terhambat karenanya.
Ke depan akan ada beberapa agenda negara yang sangat penting yang membutuhkan tenaga polisi yang sehat dan kuat sehingga semua personel harus siap dengan cara semua personil harus sehat.
Diantara agenda penting itu ada pelantikan presiden dan wakil presiden yakni Prabowo-Gibran hingga pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa timur serta pemilihan bupati dan wakil bupati Trenggalek.
Untuk itu kesehatan personel polisi merupakan satu tuntutan yang ahtuys dipenuhi sehingga menuntut anggota yang alami over weight harus segera menurunkan berat badan.
Untuk itu Polres Trenggalek telah menetapkan agenda kepada anggotanya tersebut agar setiap siang lakukan kegiatan olahraga berkeliling kampung hingga berat badan mencapai berat yang ideal.
Untuk itu Kapolres Trenggalek juga menegaskan jika sampai tak turun berat badan maka mereka akan terus dipaksa melakukan olehraga hingga mereka memiliki berat badan ideal.***
Artikel Terkait
Pedagang Pasar Kencong Tutup Logo Pemkab Jember dengan Kain Kafan, Tuntut Subsidi yang Tak Kunjung Cair
Mengenal Ilmu Geopolitik, Salah Satu Materi Pembekalan Prabowo Subianto pada Calon Kabinet, Ternyata Pernah Diajarkan Soekarno...
Pedagang Terus Melawan dengan Aksi Tutup Logo Pemkab Pakai Kain Kafan, Gus Fawait Janji Tuntaskan Masalah Pasar Kencong Jika Terpilih
Siapa Dyah Roro Esti Widya Putri? Gagal di Pileg 2024 Jadi Calon Wakil Menteri Termuda Prabowo, Penerima LPDP yang Punya Harta Miliaran
Bawaslu Jember Diduga Lindungi Pelanggar Kode Etik, Panwascam Jelbuk Hanya Dijatuhi Sanksi Peringatan
Lagi! Erina Gudono Pamer Nikmati Private Omakase di Rumah Sakit Pasca Melahirkan, Segini Harganya