Menurutnya, itu adalah ekspresi anak muda dalam menyampaikan kritikan, terutama menyoroti persoalan di Jember.
"Ini pertama kali pengalaman saya di-roasting dan rasanya wow, luar biasa. Tapi saya senangnya, karena anak muda itu memang ekspresif ya. Jadi memang anak-anak muda itu harus kita wadahi, supaya justru keinginan dari anak muda itu memunculkan potensi-potensi baru," kata Gus Fawait.
Diroasting selama sekitar 2 jam, ia menyebut acara ini berdampak positif secara ekonomi.
"Acara hari ini berbayar loh ya, ada tiketnya, artinya itu bisa menambah banyak hal, pertumbuhan ekonomi jalan, pendapatan dari pajak jalan, dan lain sebagainya. Maka ke depan kami akan menyiapkan program-program untuk anak-anak muda, contoh kayak bagaimana roasting ini menjadi salah satu event yang mungkin bagus dikembangkan di Jember," katanya.
Gus Fawait juga menyinggung bahwa anak-anak muda jangan terus disalahkan dengan berbagai kreasi yang mereka ciptakan.
Baca Juga: Armada Cinta PAN Jember Siap Total Dukung Gus Fawait-Djoko Susanto
Pasalnya, tidak semua ekspresi kreatif anak muda adalah kenakalan remaja.
"Sehingga anak-anak muda ini terwadahi. Jangan sampai ketika anak-anak muda (berkreasi), selalu dianggap kenakalan remaja. Kita justru hanya menyalahkan saja," sambungnya.
Gus Fawait juga menyebut semua roastingan itu adalah kritikan positif.
"Lewat kegiatan ini, menjadi potensi wisata baru untuk menarik wisatawan datang ke Jember. Saya pikir kritikan dari anak muda ini ya ciri khasnya anak muda, justru saya senang. Berarti ketika mereka itu hafal dengan program saya, terlepas mereka kritik atau tidak, itu minimal mereka tahu apa-apa program yang kami susun," ujarnya.
Bahkan, Gus Fawait juga mendapat sorotan soal program perhatian terhadap agama. Yakni membangun dan memperbaiki tempat-tempat ibadah.
"Maka kami tulis secara jelas-jelas di situ, bahwa program kami membangun seribu rumah ibadah. Tidak diperjelas itu masjid atau musholla. Karena semua yang berkaitan dengan ibadah, kita harus perhatikan di Jember. Jember adalah rumah besar kita, rumah semua agama, rumah segala suku budaya, rumah semua golongan," ucapnya.
Rizky Biebier selaku Ketua Panitia Acara menyatakan bahwa kegiatan ini adalah wujud kritikan positif dari anak-anak muda demi mengenal calon pemimpin daerah.
Artikel Terkait
Gus Fawait Siapkan Strategi Unggulan untuk Atasi Kemiskinan di Jember
Gus Fawait Janjikan 10 Ribu Gerobak Motor untuk Dukung Pedagang Kecil di Jember
Gus Fawait Janjikan 20 Ribu Beasiswa untuk Anak-Anak Jember dalam Momen Tebar Cinta pada Apel Sholawat di Bangsalsari Jember
Paslon Gus Fawait-Djoko Tegas Tolak Eksploitasi Tambang Emas di Silo, Sebut Rakyat Bukan Hanya Komoditas Politik
Pemuda Pancasila Jember Dukung Gus Fawait-Djoko, Siap Menangkan Pilbup 2024