Namun, lagi-lagi Dharma mengelak dan menyebut alasan lain yang terbilang kurang masuk akal atau tak ada hubungannya.
"Tapi kan perkuliahan itu 4 tahun, pak? dan itu bukan angka 6," kata Deddy.
"Memang bukan tapi prosesnya orang kuliah ini kan mereka juga nantinya belum tentu kerja, apa gunanya kalo kuliah tapi tidak bekerja," pungkas Dharma.
Podcast Close the Door edisi terbaru seketika mencuri perhatian publik dan mengundang beragam reaksi netizen di media sosial.
Tak sedikit warganet yang menyoroti penjelasan Dharma Pongrekun mengenai sistem pendidikan Indonesia yang dihubungkan dengan dajjal.
Dharma pun disindir netizen melakukan Cocokologi lantaran pendapatnya menghubungkan teori konspirasi dajjal dengan sistem pendidikan di Indonesia yang terkesan dipaksakan dan agak tak masuk akal.
"Ini mah cocokologi Dharma Pongrekun, terus sekarang kenapa MPASI harus diberikan bayi umur 6 bulan, lalu ASI eksklusif 6 bulan, apakah ibu-ibu yang melahirkan anak juga berafiliasi dengan dajjal, ngasal aja sih ini," komentar salah satu netizen.
"Kok emosi ya nonton podcast bintang tamunya Dharma Pongrekun, ini kalo Jakarta dipimpin ama mereka apa gak bahaya warga dicekoki teori konspirasi melulu, mana warga suka percaya tahayul lagi," imbuh netizen lainnya.
"Bukan afiliasi dengan dajjal, emang ada penelitiannya patokan usia mulai masuk sekolah dan waktu per jenjang pendidikan melalui hasil study penelitian para ahli, kocak lah tiba-tiba dihubungin ama dajjal," timpal netizen lainnya.
Sebelumnya, Dharma Pongrekun juga ramai jadi sorotan publik usai menyebut Atificial Intelligence atau AI sebagai intel atau alat yang diciptakan untuk memata-matai semua orang.
Baca Juga: 5 Kontroversi Dharma Pongrekun, Percaya Konspirasi Covid hingga Sebut LGBT Sudah Disiapkan Sejak TK
Pernyataan Dharma pun dibantah pakar medsos dan menyebut AI adalah teknologi kecerdasan buatan yang dibuat untuk memudahkan pekerjaan manusia.
Beberapa pihak juga menyayangkan Dharma Pongrekun terkesan menjawab problematika Jakarta dengan memaparkan teori konspirasi ketimbang menyampaikan gagasannya berdasarkan pengalaman atau ilmu pengetahuan.***
Artikel Terkait
Profil Dharma Pongrekun, Calon Gubernur Jakarta yang Sebut Covid Agenda Asing, Lulusan Akpol Berpangkat Jenderal Bintang 3
Heboh! Profil Daycare Viral di Medan, Dirujak Publik Buntut Video Dugaan Kekerasan Pada Anak Oleh Pengasuh
Meresahkan! Sound Horeg di Jember Rusak Warung Warga Agar Bisa Lewat, Netizen: SDM Rendah...
Terjadi Lagi, Dugaan Kekerasan Pada Anak di Medan! Terkuak Identitas Terduga Pelaku Karyawati Daycare
PPP Jember Kokohkan Dukungan untuk Gus Fawait-Djoko di Pilkada 2024, Tekankan Komitmen untuk Beasiswa Santri
Geger di Medan! Pengasuh Daycare Diduga Lakukan Kekerasan, Ibu dari Anak yang Jadi Korban Beri Peringatan Keras