SketsaNusantara.id - Baru-baru ini, portal konten sejarah Neo Historia menggelar open donasi melalui platform Trakteer.
Penggalangan dana yang bertujuan untuk membantu biaya operasional Neo Historia ini diumumkan pada tanggal 4 Oktober 2024 melalui media sosial Instagram dan X.
Pemegang akun X @neohistoria.id mengungkapkan bahwa perusahaannya tengah mengalami krisis keuangan.
Sehingga mereka membuka open donasi minimal Rp5 ribu melalui platform Traktreer untuk keperluan operasiona, royalti hingga membayar hutang.
"Dengan donasi minimal Rp5 ribu di trakteer.id/neohistoria, Anda dapat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan operasional, membayar hutang, dan royalti penulis," cuit akun tersebut.
Lantas apa itu Trakteer yang digunakan Neo Historia saat menggalang dana?
Dikutip SketsaNusantara.id dari situs resmi Trakteer, adalah platform yang membantu kreator untuk memonetiasi karya.
Trakteer juga membantu kreator untuk menerima dukungan finansial sebagai bentuk apresiasi dengan cara yang berbeda dan menyenangkan.
Lantas bagaimana cara kerja Trakteer? Rupanya penggunaan plaftorm ini cukup mudah.
Pertama, pemilik akun harus membuat karya di Trakteer terlebih dahulu.
Karya tersebut bisa berbentuk tulisa, video, audio hingga gambar.
Artikel Terkait
Profil Daniel Limantara, Pendiri Neo Historia yang Diduga Open Donasi Rp5 Ribu Usai Akui Terlibat Masalah Keuangan
Open Donasi Rp5 Ribu, Neo Historia Indonesia Dilaporkan Hasbil Mustaqim ke OJK hingga Kemensos, Ada Apa?
Pandji Pragiwaksono Komentari 3 Paslon Debat Pilgub Jakarta 2024 Semua Kebanyakan Janji Manis, Netizen: Masih Ingat DP 0 Persen?
Gilang Bhaskara Sebut Naiknya Kasus Perselingkuhan dan Perceraian Hanya untuk Pengalihan Isu, Netizen: Kan Mau Pelantikan
3 Kontroversi Daniel Limantara, Dituding Tak Bayar Royalti hingga Open Donasi untuk Operasional Neo Historia
Jelang Debat Pilkada 2024, Komisi Informasi Jatim Dorong Isu Transparansi Masuk Materi