SketsaNusantara.id - Komika Pandji Pragiwaksono berikan komentar soal debat perdana cagub-cawagub Jakarta 2024 yang diselenggarakan pada 6 Oktober 2024 lalu.
Founder stand up komedi Indonesia tersebut menyebutkan ketiga paslon hanya mengumbar janji-janji manis sepanjang debat.
Pandji Pragiwaksono menyampaikan tanggapannya terkait debat perdana Pilkada Jakarta 2024 dalam postingan X pribadi @pandji pada Selasa, 8 Oktober 2024.
"Gue nontonin video debat semalem trus pagi ini foto billboard ini muncul. Rada keras tapi emang semua pada cuma janji manis banget sih yak ketiga paslon ini," cuit Pandji Pragiwaksono.
Cuitan tersebut diikuti dengan sebuah unggahan foto yang menampilkan billboard bertuliskan semua cuma janji manis dan gambar sosok wanita mengenakan jas dinas rapi sambil memegang topeng wajah berwarna putih.
Unggahan Pandji Pragiwaksono soal debat Pilgub Jakarta 2024 itu pun ramai hingga dibanjiri komentar, beberapa publik senggol komika satu itu soal janji manis lawas Anies Baswedan.
Beberapa juga turut mendukung tentang apa yang Pandji katakan soal ketiga cagub-cawagub Jakarta pada kontestasi Pilkada 2024.
"Aku setuju sih sama billboardnya, kebanyakan semua cuma umbar janji manis aj!" Komentar @hafilocoboy.
"Bisa aja sales dp 0%," komentar @DrakenDrop.
Baca Juga: Isu Fufufafa, Pandji Pragiwaksono Sindir Jawaban Gibran dengan Gaya Bicara Jokowi yang Pernah Viral
"Bukannya calon disaat kampanye itu memang hanya soal janji, seperti janjinya mas panji soal DP 0%?," Komentar @arkaatmaja7.
Artikel Terkait
Pro Kontra Pencalonan Marshel Widianto dalam Pilkada 2024, Pandji Pragiwaksono Singgung Soal Hutang dan Rekam Jejak Masa Lalunya di Dunia Malam
Klarifikasi Marshel Widianto atas Tuduhan Pandji Pragiwaksono soal Hutang, Sebut Loyalitasnya Pada Partai Gerindra
Pandji Skak Balik Gerindra yang Sebut Marshel Widianto Komika Kritis, Netizen: Semoga Warga Tangsel pada Waras
Ernest Prakasa Curhat di X, Enggak Terima Fotonya Disandingkan dengan Pandji Pragiwaksono: Ternyata Gara-Gara...
Anies Baswedan Ngaku Nggak Bisa Istirahat Lama-Lama Terbiasa Berkegiatan, Pandji Pragiwaksono: Santai Dikit Napa