Minggu, 19 Juli 2026

Warisan Utang Jokowi Jadi Beban Rakyat, Ryaas Rasyid: Tidak Pernah dalam Sejarah Republik ini

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 5 Oktober 2024 | 06:30 WIB
Iriana Jokowi dengan salah satu koleksi tas mewahnya. (Instagram/ibu_iriana_jkw. )
Iriana Jokowi dengan salah satu koleksi tas mewahnya. (Instagram/ibu_iriana_jkw. )

SketsaNusantara.id - Joko Widodo (Jokowi) dinilai meninggalkan warisan utang yang tidak pernah terjadi dalam sejarah republik.

Warisan utang itu merupakan beban yang ditinggalkan kepada rakyat usai melepas jabatannya sebagai presiden pada 20 Oktober nanti.

Hal itu disampaikan Pengamat Politik, Ryaas Rasyid saat menjadi narasumber di podcast Abraham Samad.

Warisan utang itu dinilai melengkapi rangkaian berbagai kebohongan yang selama ini terjadi di masa kepjuga emimpinannya.

Baca Juga: Ramai Baliho Jokowi dan Iriana Bertuliskan 'Teruslah Menjadi Guru Bangsa', Said Didu: Gurunya Seperti Dia, Muridnya Kayak Apa?

"Dia mewariskan beban bagi rakyatnya sangat berat. Jadi kebohongan-kebohongan dan kealpaan-kealpaan itu jadi beban luar biasa. Belum lagi beban-beban nyata yang bisa diperhitungkan. Misalnya beban utang negara," ujar Ryaas, dikutip SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube Abraham Samad SPEAK UP, yang diunggah 3 Oktober 2024.

Bahkan, warisan utang yang menggunung itu disebutnya tidak pernah terjadi dalam sejarah Indonesia.

"Ini tidak pernah dalam sejarah republik ini, presiden meninggalkan utang sebesar itu. Itu sangat berat," lanjut Ryaas.

Baca Juga: Hening Saat Jokowi Dipanggil tapi Tepuk Tangan Kala Prabowo Disebut di Pelantikan Anggota DPR RI 2024-2029, Rocky Gerung: Tragis!

Berdasarkan Data Kementerian Keuangan, utang pemerintah mengalami lonjakan dengan penambahan senilai Rp 5.843,15 triliun.

Artinya, selama 10 tahun menjabat, jumlah utang melesat tinggi sebesar 225 persen.

Menurut data tersebut, nominal utang pemerintah pusat per Juni 2024 menembus Rp 8.444,87 triliun atau setara dengan 39,13% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Baca Juga: Kaesang Kaget Diajak Kunjungan ke Kandang Hendy Siswanto, Putra Jokowi: Semoga Dukungan Penuh ke Gus Fawait

Sehingga, terjadi lonjakan dibandingkan akhir September 2014 atau sebelum Jokowi menjabat.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: YouTube Abraham Samad SPEAK UP

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X