Kamis, 4 Juni 2026

Aksi Premanisme di FTA Jadi Catatan Buruk Akhir Masa Jokowi, Rocky Gerung: Bagian Paling Buruk dari Peradaban

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 29 September 2024 | 10:45 WIB
Rocky Gerung  (X @msaid_didu)
Rocky Gerung (X @msaid_didu)

SketsaNusantara.id - Aksi premanisme sekelompok orang tak dikenal yang membubarkan acara diskusi Forum Tanah Air (FTA) di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu 28 September 2024 jadi sorotan publik.

Acara diskusi yang dihadiri sejumlah tokoh nasional itu terpaksa berhenti karena massa tiba-tiba menerobos masuk dan menyebabkan kericuhan.

Mereka membongkar fasilitas yang disediakan untuk forum akademis itu serta memaksa peserta bubar.

Baca Juga: Ada Dalang di Balik Pembubaran Diskusi FTA, Rocky Gerung: Tentu Ada yang Menyuruh!

Tindakan sekelompok preman itu menjadi catatan buruk masa akhir kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pakar Filsafat Rocky Gerung menyebutnya sebagai catatan buruk bagi demokrasi Indonesia.

"Itu juga catatan buruk bagi demokrasi Indonesia," kata Rocky, dikutip SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube Rocky Gerung Official, 28 September 2024.

Baca Juga: Rocky Gerung Ungkap Alasan dan Tujuan Pembentukan FTA atau Forum Tanah Air yang Diskusinya Dibubarkan Paksa

Menurutnya, kejadian itu akan menurunkan indeks demokrasi Indonesia.

Kondisi tersebut pastinya menyebabkan citra buruk bagi presiden Jokowi.

"Artinya, peristiwa hari ini itu pasti menurunkan indeks demokrasi Indonesia, dan sekarang masih di dalam pemerintahan Pak Jokowi, indeksnya pasti turun," lanjut Rocky.

Baca Juga: Viral Gerombolan Preman Bubarkan Paksa Diskusi FTA di Kemang, Rocky Gerung: Aparat Keamanan Sengaja Membiarkan...

Ia menyinggung adanya upaya teror pikiran yang dilakukan rezim saat ini terkait dengan aksi pembubaran tersebut.

Rocky juga menyebut bahwa teror pikiran tersebut adalah bagian terburuk dari peradaban.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Youtube Rocky Gerung Official

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X