SketsaNusantara.id - Media sosial dihebohkan dengan pernyataan polisi di Semarang yang menghalalkan masyarakat untuk menghukum pelaku kejahatan secara massal.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Brigjen. Pol. Abiyoso Seno Aji selaku Kapolrestabes Semarang dalam konferensi pers usai menangkap pelaku kasus penganiayaan.
Pada konferensi pers yang diadakan di Polres Semarang, Abi menjelaskan kasus penganiayaan yang dilakukan sejumlah anggota geng motor yang anarkis dan meresahkan masyarakat.
Baca Juga: Setahun Sebelum Peristiwa 1965, 400 Mantan PSK Direkrut Polisi untuk Jaga Keamanan di Bandung
Dalam penjelasannya, Abi menyebut anggota geng motor yang masih di bawah umur tak ragu melukai orang yang melintas hingga beberapa orang mengalami luka bahkan ada korban tewas usai akibat penganiayaan.
Abi mengimbau kepada seluruh orang tua untuk lebih memperhatikan anak-anaknya agar tak berbuat nekat apalagi melukai orang lain.
Namun, di sisi lain Abi juga menghalalkan masyarakat Semarang untuk menghakimi secara massal bila menemui geng motor yang melakukan tindakan kekerasan.
"Pelaku penganiayaan ini adalah sekumpulan geng motor, ketika ada orang yang melintas di kerumunannya kemudian disabet dengan sajam, sudah banyak korban luka dan mengalami perawatan," kata Abi sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari postingan akun Twitter @Mdy_Asmara1701 yang diunggah pada hari Selasa, 24 September 2024.
"Pelaku ini masih sangat dini, sehingga saya menghimbau orang tua, guru di sekolah untuk mengawasi putra-putrinya. Saya tegaskan pula bagi masyarakat Semarang apabila menemui pelaku seperti ini, saya halalkan untuk dihakimi secara massal," tandasnya.
Pernyataan Abi ini menjadi sorotan publik dan ramai jadi perbincangan hingga menuai pro kontra di media sosial.
Tak sedikit warganet yang menyayangkan himbauan polisi soal aksi main hakim sendiri, namun sejumlah netizen lainnya menilainya sebagai tindakan pencegahan.
Artikel Terkait
Kronologi Kasus Dugaan Bullying di SMA Binus Simprug, Sempat Mediasi 4 Kali hingga Lapor Polisi Sejak Januari 2024
5 Hal Terkait Yuanikarina, 'Istri Pengusaha Muda' Pamer Pulang Bareng Gibran Diduga Dikawal Polisi Usai Nonton Konser Bruno Mars, Siapa Dia?
Viral! Video Lolly Buka Suara Soal Aksi Nikita Mirzani Laporkan Vadel Badjideh ke Polisi: Mau Nutupin Fakta...
Heboh Lolly Mendadak Dijemput Nikita Mirzani Lengkap dengan Pihak Polisi! Vadel Nongol di Media Sosial: Inshallah...
Alasan Polisi Panggil Teuku Ryan dan Ria Ricis Jadi Saksi Terkait Laporan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar