Kamis, 4 Juni 2026

Logo NU Dicatut Lagi dalam APK Pilkada Jember, Ketua GP Ansor Kencong Berikan Peringatan Keras

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Rabu, 18 September 2024 | 21:58 WIB
Kembali beredar, pencatutan logo Nahdlatul Ulama dalam APK Pilkada Jember (Dok. Istimewa )
Kembali beredar, pencatutan logo Nahdlatul Ulama dalam APK Pilkada Jember (Dok. Istimewa )

SketsaNusantara.id – Pencatutan logo Nahdlatul Ulama (NU) oleh tim sukses calon Bupati Jember, Hendy Siswanto, kembali menuai kecaman keras.

Ketua GP Ansor Kencong, Agus Nuryasin, secara tegas mengutuk tindakan tersebut, yang dianggap telah menciderai marwah NU sebagai organisasi keagamaan.

Pencatutan ini terjadi setelah sebelumnya Hendy Siswanto mendapat teguran resmi dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember terkait penggunaan logo NU pada deklarasi Pilkada Jember di Instagram.

Baca Juga: Beredar Baliho Paslon Hendy Siswanto-Gus Firjaun Disertai Logo NU, Begini Respons PCNU Jember

Namun, pelanggaran serupa kembali terjadi. Kali ini, selain mencatut logo NU, logo tersebut ditempatkan di bawah logo Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), partai yang mengusung Hendy Siswanto sebagai calon bupati Jember.

Hal ini dianggap oleh GP Ansor Kencong sebagai bentuk pelecehan yang lebih serius terhadap NU dan para ulama.

Agus Nuryasin, dalam pernyataan kepada media, menegaskan bahwa tindakan Hendy Siswanto dan tim suksesnya sudah melewati batas.

Baca Juga: Jelang Pelaksanaan Pilkada 2024, Tes Kesehatan KPPS Belum Pasti, KPU Sidoarjo Terus Upayakan Fasilitas Gratis

“Ini sudah kali kedua yang bersangkutan mencatut logo NU sebagai alat kampanye untuk kepentingan pribadi. Pertama saat deklarasi, dan sekarang terjadi lagi, dengan mengabaikan teguran dari PCNU Jember,” ujar Agus dengan nada tegas.

Ia juga menyampaikan keprihatinannya terhadap tindakan yang tidak hanya menggunakan logo NU sebagai alat kampanye, tetapi juga menempatkannya di bawah logo partai politik.

“Sangat memprihatinkan, logo kebesaran Nahdlatul Ulama, yang penuh dengan tirakat para ulama sepuh, kini diletakkan di bawah logo partai politik. Ini sangat miris,” tambahnya.

Baca Juga: Jaga Kualitas Pengawasan, Bawaslu Pamekasan Gelar Cek Kesehatan Jelang Pilkada Serentak 2024

Sebagai Ketua GP Ansor Kencong, Agus Nuryasin meminta agar Hendy Siswanto segera memberikan klarifikasi dan meminta maaf secara publik kepada masyarakat NU Jember.

Ia juga mendesak agar calon bupati tersebut berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa di masa depan.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X