Kamis, 4 Juni 2026

Pondok Pesantren Tahfidz Azzayidy Berusaha Lindungi Pelaku Perundungan, Ibunda Korban: Pimpinan Pondok Guru Spiritual Jokowi

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Rabu, 18 September 2024 | 17:44 WIB
Ilustrasi perundungan pondok pesantren  (Pixabay.com/ rebeccadevitt0)
Ilustrasi perundungan pondok pesantren (Pixabay.com/ rebeccadevitt0)


SketsaNusantara.id - Kasus perundungan yang terjadi di Pondok Pesantren Tahfidz Azzayidy, Sukoharjo masih terus menjadi sorotan.

Abdul Karim (13) tewas setelah dianiaya teman satu pondoknya.

Penganiayaan ini berawal dari pelaku yang juga masih di bawah umur meminta rokok kepada Karim, namun Karim tak memiliki rokok tersebut.

Baca Juga: Kronologi Perundungan Santri Pondok Pesantren Tahfidz Azzayidy Sukoharjo, Ternyata Berawal dari Tak Diberi Rokok...

Hingga akhirnya pelaku yang tak mendapatkan apa yang ia inginkan ini memukul dan menendang Karim hingga tak bernyawa.

Kasus serupa ternyata juga pernah terjadi dengan pelaku dan korban yang sama.

Sebelumnya, Karim sudah mengalami penganiayaan oleh pelaku sebanyak dua kali.

Baca Juga: Siapa Herman? Anggota DPRD Singkawang dari PKS yang Tetap Menghadiri Pelantikan Caleg Meski Berstatus Tersangka Pencabulan Anak di Bawah Umur

"tmTapi pelaku kayak gak dapet hukuman apa apa gini," dilansir SketsaNusantara.id akun X @shaniaabdat

Tak hanya itu saja. Ternyata kasus perundungan sudah kerap terjadi di pondok pesantren ini.

Namun pihak pondok pesantren memilih untuk menutupi kasus perundungan tersebut demi menyelamatkan nama baik pondok pesantren.

Baca Juga: 2 Komika Indonesia Ini Komentari Pengakuan Kaesang Pangarep yang Nebeng Teman ke AS: Kayanya yang Bego Gue Deh...

"Pondoknya juga lebih problematik!!! kesaksian orang orang udah sering ada kasus kekerasan gini tapi ditutup tutupi! ada yang kasus sampai patah tulang karna bullying tapi beritanya bisa diredam cuma demi nama baik sekolah, anak anak gak bersalah gabisa dapat keadilan," ujarnya.

Terbaru, terbongkar chat dari ibunda mendiang Abdul Karim.

Masih dalam cuitan akun tersebut, ia mengunggah isi pesan yang dikirimkan ibu dari korban.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: X @shaniaabdat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X