SketsaNusantara.id - Baru-baru ini heboh di media sosial seorang bos batik di Pekalongan sebar uang hingga Rp 35 juta kepada masyarakat karena ikuti tradisi Udik-udikan.
Tentu saja aksi sebar uang ini menarik perhatian banyak warga, namun juga menyebabkan situasi yang berbahaya.
Dalam keramaian berebutan uang tersebut, sejumlah warga dilaporkan pingsan akibat desak-desakan saat berebut uang yang dibagikan.
Kejadian ini memicu respons cepat dari pihak kepolisian yang turun tangan untuk menghentikan acara dan mengatur situasi agar tidak semakin memburuk
Menurut laporan, saat uang tersebut dibagikan, banyak orang berusaha untuk mendapatkan bagian dari uang yang disebar, yang menyebabkan kerumunan yang sangat padat.
Beberapa orang hingga pingsan akibat tekanan dari kerumunan yang tak bisa dikendalikan seperti dilansir SketsaNusantara.id dari kaun Instagram @lambe_turah.
Rupanya aksi bos batik yang belakangan diketahui bernama Ramadhan (37 th) tersebut sebagai bentuk syukuran anaknya yang ke 3.
Dalam tradisi Pekalongan, tradisi itu disebut sebagai tradisi udik-udikan yang digelar di kelurahan Jenggot, kota Pekalongan namun berakhir ricuh hingga dihentikan polisi.
Ramadhan mengaku tidak bermaksud untuk menciptakan keributan dan merasa sangat menyesal atas insiden yang terjadi.
Ia mengaku tengah menjalankan tradisi udik-udikan tersebut atau sebar uang karena ingin merayakan 40 hari anaknya serta keberhasilannya untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar.
Namun rupanya, tradisi itu mengakibatkan sejumlah insiden beberapa orang hingga pingsan pada acara itu harus dihentikan oleh kepolisian.
Artikel Terkait
Posting Pakai AI Pelukan, Yenny Wahid Rayakan Ulang Tahun Gus Dur 7 September 2024, Tulis Pesan Menyentuh Kalbu
Awalnya Bakal Bersaing! Maudy Koesnadi Akhirnya Batal Gabung Timses Pramono Anung-Rano Karno, Cemburu Sama Sarah?
Maudy Koesnaedi Batal Jadi Timses Pramono Anung-Rano Karno di Pilgub DKI Jakarta 2024, 'Si Doel' Bocorkan Alasannya...
Viral Bapak-Bapak Naik Pajero Senggol Mobil Lain di Flyover Kalibata, Tak Minta Maaf Justru Sodorkan Pistol
Staf Khusus Presiden Jokowi Siapa Saja? 14 Cakupan Jabatan Stafsus: Ada Sekretaris Pribadi hingga Juru Bicara Presiden