Minggu, 19 Juli 2026

Faisal Basri Tutup Usia, Ini Rekam Jejak Pakar Ekonomi yang Kritik Cawe-Cawe Jokowi dan Berjasa Memberantas Mafia Migas, Pernah Jadi Cagub Jakarta

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 5 September 2024 | 10:17 WIB
Potret Faisal Basri yang memiliki rekam jejak luar biasa dalam perannya memberantas korupsi di Indonesia. (Instagram.com/ngobroldankopi)
Potret Faisal Basri yang memiliki rekam jejak luar biasa dalam perannya memberantas korupsi di Indonesia. (Instagram.com/ngobroldankopi)

Kiprahnya di dunia pendidikan menjadikan Faisal Basri diamanatkan menjadi Ketua Jurusan ESP (Ekonomi dan Studi Pembangunan) FEB UI pada tahun 1995-1998.

Baca Juga: Mahfud MD Ikut Soroti soal Gaya 'Hedon' Anak-Mantu Jokowi, Dukung Penyelidikan KPK Terkait Dugaan Gratifikasi Kaesang: Kalau Dibiarkan...

Selain itu, Faisal Basri juga pernah diamatkan sebagai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbanas Jakarta pada tahun 1999-2003.

Sebagai pakar ekonomi, Faisal Basri mendirikan lembaga think tank Institute for Development of Economics & Finance (INDEF) sebagai lembaga dan wadah untuk mengkaji kebijakan di bidang ekonomi. Beluai aktif lembaga tersebut pada tahun 1995 hingga 2000.

Keponakan Wakil Presiden ke-3 RI, Adam Malik ini juga pernah mengemban amanah di bidang pemerintahan sebagai anggota Tim Perekonomian Dunia pada Asisten II Menteri Koordinator Bidang EKUIN pada tahun 1985.

Baca Juga: Buntut Kisruh Silfester vs Rocky Gerung, Nama Jokowi Tak Boleh Dipakai untuk Organisasi, Refly Harun: Bukan Presiden Relawan Saja

Selain itu, Faisal Basri juga pernah menjadi anggota Tim Asistensi Ekuin Presiden tahun 2000 lalu.

Selang beberapa tahun kemudian, Ayah tiga anak ini ditunjuk sebagai Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi atau Migas oleh Menteri ESDM pada masa jabatan Sudirman Said tahun 2014 yang bertujuan untuk mengelola migas secara transparan.

Faisal Basri memimpin tim selama 6 bulan dan bertugas mengkaji seluruh sistem di sektor hulu migas hingga berhasil membersihkan praktik mafia migas pada tahun 2014.

Baca Juga: Adu Pengetahuan Soal Buku Bacaan, Rocky Gerung Permalukan 'Relawan Jokowi' Silfester Matutina

Tak sampai di situ, Faisal Basri juga pernah menjajal panggung politik dengan mengikuti kontestasi Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2012.

Faisal Basri maju sebagai calon gubernur dari jalur independen atau non-partai politik bersama Biem Benyamin, putra Benyamin Sueb yang mendampingi sebagai calon wakil gubernur.

Namun, sayangnya Faisal Basri dan Biem Benyamin tak lolos putaran pertama dan hanya memperoleh 4,97% dari total suara atau sekitar 215.935 orang saja.

Baca Juga: Profil Biodata Silfester Matutina Ketua Relawan Merah Putih yang Ngamuk Memaki-maki dengan Umpatan Kasar ke Rocky Gerung demi Bela Jokowi

Faisal Basri juga memiliki banyak prestasi salah satunya yang menjadi sorotan adalah ketika mendapat penghargaan "Pejuang Anti Korupsi" pada tahun 2003 yang diberikan oleh Masyarakat Profesional Madani (MPM) sebagai dedikasinya memberantas korupsi di tanah air.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X