Bagi Rocky, Prabowo mengerti ada kondisi kebudayaan yang harus dihormati, yaitu tidak boleh memperuncing keadaan.
Namun, di saat bersamaan Demokrasi adalah sistem unik yang dianut dalam Indonesia.
"Demokrasi artinya ada upaya untuk memisahkan antara mana pemimpin sebelumnya dan mana pemimpin berikutnya. Kalau itu tidak terpisah maka bagus, tapi kalau sudah terpisah ya tidak ada soal 'kan," ujar Rocky.
Dalam sistem masyarakat demokratis itulah orang bisa menganalisis situasi di luar tuntutan kebudayaan tersebut. Sehingga, wajar jika muncul isu tentang keretakan hubungan antara kedua tokoh tersebut.
"Jadi, demokrasi memungkinkan orang buat analisis melampaui tuntutan kebudayaan politik, kira-kira itu perkaranya," pungkas Rocky.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Heboh Gibran Bagi-Bagi Buku Tulis Bergambar Jan Ethes untuk Anak SD, Rocky Gerung: Ada Pesan Perpanjangan Dinasti
Mencengangkan! Inilah Analisa Tajam Rocky Gerung Terhadap Mundurnya Airlangga dari Ketum Golkar Tanpa Perlawanan
Heboh, Rocky Gerung Blak-Blakan Nyatakan Dukung Dharma Pongrekun di Pilgub Jakarta 2024, Netizen Ungkit Soal Pencatutan KTP Sepihak
Rocky Gerung Ikut Bahas Soal Ketiak Setelah Ramai Bau Badan Erina Gudono Jadi Gunjingan: Itu Sasarannya Bukan Personal tapi...
Usulan Rocky Gerung untuk Anis Baswedan Deklarasikan Parpol Baru Saat Jokowi Lengser, Netizen: Brilian, Raja Jawa...