Kamis, 4 Juni 2026

Resmi Gabung ke Prabowo-Gibran, Cak Imin: Meski Digembosi Teman Sendiri, PKB Semakin Kuat

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 25 Agustus 2024 | 16:30 WIB
Cak Imin berfoto saat Muktamar PKB ke-6 di Bali. (Instagram.com/rustinimurtadho)
Cak Imin berfoto saat Muktamar PKB ke-6 di Bali. (Instagram.com/rustinimurtadho)

SketsaNusantara.id - Muktamar ke-6 Partai Kebangkitan Bangsa ditutup dengan hasil bahwa partai pimpinan Muhaimin Iskandar itu menjadi bagian dari Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Hal itu disampaikan oleh Wasekjen DPP PKB Syaiful Huda dalam konferensi pers hari ini, Minggu 25 Agustus 2024.

Menurut keterangannya, kesepakatan ini adalah hasil dari permintaan para muktamirin yang terdiri dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW).

Baca Juga: Terbaru! Penyimpangan PKB Dinilai Sudah Tak Sesuai dengan Khittah Tahun 1998, Begini Pernyataan Lengkap Wakil Ketua PBNU

Huda menyampaikan bahwa sikap resmi ini merupakan penegasan dari sikap politik PKB.

Sebelumnya, dukungan pada pasangan presiden-cawapres terpilih masih belum bersifat kelembagaan.

"PKB secara institusi secara lembaga muktamirin sepakati PKB masuk bergabung menjadi bagian dari pemerintahan Prabowo-Gibran," ujar Huda kepada awak media.

Baca Juga: Tak Dapat Tiket di Pilgub DKI Jakarta, Anies Baswedan Mampir ke Kuburan, Netizen: Blacklist PKB, NasDem, dan PKS

Sebelumnya, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin kembali terpilih menjadi Ketua Umum (Ketum) PKB pada Sabtu, 24 Agustus 2024.

Dari seluruh DPW yang tersebar di 38 provinsi, namanya kembali disepakati untuk menduduki kursi ketua untuk periode 2024-2029.

Sementara itu, Wakil Presiden Ma'ruf Amin dipilih menjadi Ketua Dewan Syuro PKB.

Baca Juga: Goodbye PKB? Imbas Merapat ke KIM Plus, Netizen Ramai-Ramai Unfollow Cak Imin di Instagram

Dalam penutupan muktamar ke-6 di Bali Nusa Dua Convention Center hari ini, Cak Imin sempat menyampaikan bahwa partainya semakin kuat meski digembosi teman sendiri.

Ia menyebut Pemilu 2024 adalah pemilu yang paling brutal, tetapi partainya berhasil lolos dengan seluruh keterbatasan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X