Kamis, 4 Juni 2026

Semangat Anindya Asti Wibowo, Melukis untuk Menyalakan Api dan Mengawetkan Kenangan

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 24 Agustus 2024 | 22:00 WIB
Sosok Anindya Asti Wibowo dan lukisan kenangannya (SketsaNusantara.id / Qorry 'Aina Damayanti)
Sosok Anindya Asti Wibowo dan lukisan kenangannya (SketsaNusantara.id / Qorry 'Aina Damayanti)

Diceritakannya bahwa ia berkesempatan bertemu dengan Farhan Siki saat dirinya berkunjung ke Jogja di bulan Agustus ini. Bahkan Anon juga diajak mampir ke studio Farhan Siki.

"Keadaan studionya bener-bener sangat kacau. Cat dimana-mana, bahkan lantainya sampai nggak keliat seperti lantai. Tapi aku suka," jelasnya.

Baca Juga: Penuh Tanda Tanya, Ini Tanggapan Presiden Jokowi soal Kemungkinan Kaesang Pangarep Tak Jadi Ikut Pilkada 2024: Tanya Saja...

Pertemuan dan perbincangannya dengan Farhan Siki membuat Anon semakin percaya diri bahwa suatu saat nanti, karyanya akan menemukan penikmatnya, meski ia melakukannya dengan cara yang berbeda.

"Itu cukup membuatku semangat untuk menemukan jalan dan caraku sendiri," ucapnya.

Sebuah Lukisan yang Menjadi Alasannya untuk Terus Berkarya

Dari sekian banyak hasil lukisan yang telah dirampungkannya, Anon menceritakan tentang satu lukisan yang berbeda dan penuh makna.

Baca Juga: Profil Machica Mochtar, Ibunda Iqbal Ramadhan yang Jadi Sorotan Usai Ditangkap saat Aksi Kawal Putusan MK, Ternyata Dulu Istri...

Yaitu sebuah lukisan dengan gambar dua tangan mengepal. Dua tangan tersebut digambarkan pada sebuah kanvas dengan backgorund berwarna hijau serta beberapa corak bunga.

Lukisan ini, kata Anon, sengaja ia buat untuk guru Bahasa Inggrisnya di SMA dulu.

"Namanya Maam Yuli. Dia paling besar kasih aku support untuk terus menggambar," kenangnya.

Meski sang ayah memiliki hobi yang sama dengannya, namun Anon merasa orang tuanya tak begitu memberikan dukungan untuk hobinya. Ia mendapatkan semangat itu dari gurunya.

Baca Juga: Kabar Duka! Sutradara Produksi (PD) Lee Joo Hyung Dikonfirmasi Telah Meninggal Dunia, Begini Pernyataan Layanan Streaming Coupang Play

"Aku sama guruku yang itu bersenang-senang menggambarnya. Dia suka bikin doodle," cerita Anon.

Saat ia masih duduk di bangku SMA, setiap jam istirahat, Anon selalu menyempatkan untuk menghampiri gurunya tersebut dan menggambar bersama.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X