Salah satu kontroversi terbesarnya adalah rumor yang mengatakan bahwa Marie Antoinette pernah mengatakan "Biarkan mereka makan kue" disaat rakyatnya tengah kesulitan.
Namun Britannica menyebut bahwa ucapan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.
Meski begitu, sifat Marie Antoinette yang suka foya-foya tak bisa terelakkan. Bahkan di era kepemimpinan raja dan ratu ini, rakyat merasa tak disejahterahkan.
Kehidupannya yang glamor membuat Marie Antoinette menjadi public enemy.
Akhirnya, pada tahun 1789, Revolusi Prancis menuntut penghapusan monarki absolut dan pembentukan republik demokratis.
Bersama keluarganya, Louis XVI melarikan diri. Namun upayanya ini gagal karena berhasil ditangkap oleh massa revolusioner di Varennes pada Juni 1791.
Baca Juga: Sufmi Dasco Mendadak Konpres, Revisi RUU Pilkada Batal Disahkan? Netizen: MOSI TIDAK PERCAYA...
Mereka pun harus menerima hukuman penjara tanpa hak sebagai raja dan ratu lagi.
Pada Januari 1793, Louis XVI dieksekusi dengan guillotine setelah dinyatakan bersalah atas pengkhianatan terhadap negara.
Sembilan bulan kemudian, sang ratu Marie Antoinette mengalami nasib yang sama seperti suaminya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Demokrasi di Ambang Batas! Kawal Putusan MK, Inilah Suara CLS Fakultas Hukum UGM dalam Menentang Pelemahan Konstitusi
Ancaman Pelemahan Konstitusi! Demokrasi dalam Bahaya, Inilah Suara Kritis dan Pernyataan Sikap dari HMI Bulaksumur
Buzzer Mulai Bergerak? Mendadak Trending Hashtag 'Pilih Damai Bareng Prabowo' di Tengah Aksi Demo Kawal Putusan MK di Gedung DPR RI
Iriana Jokowi Asik Jogetan Saat Rakyat Sibuk Demo: The Real Menari di Atas Penderitaan Rakyat
Update Demo Jakarta 2024, Gerbang Belakang Dijebol, Massa Meringsek Masuk hingga Kemunculan Arteria Dahlan