Bahkan, Mahfud memberikan pernyataan bahwa sah-sah saja jika mengambil bagian suatu kekuasaan jabatan dalam perpolitikan, namun dengan tidak melanggar dan melakukan hal-hal haram demi mendapatkannya.
"Jangan pernah lelah mencintai Indonesia," imbuhnya.
Pada hari ini Kamis, 22 Agustus 2024 juga banyak aliansi seperti BEM UI dan serikat pekerja yang turun dan berunjuk rasa ke gedung DPR RI.
Mereka menuntut agar pihak parlemen terutama DPR RI dan partai politik agar tidak melawan putusan MK yang terkait persetujuan gugatan dari Partai Gelora dan Partai Buruh.
Tetapi hanya dalam kurun waktu 7 jam di hari Rabu, 21 Agustus 2024, secara mengejutkan Baleg DPR RI melakukan rapat soal revisi UU Pilkada dan mengatakan tidak sejalan dengan MK.
Hal tersebut tentu saja menimbulkan reaksi keras dari berbagai kalangan masyarakat Indonesia, dimana DPR RI dianggap sudah "mematikan" demokrasi Indonesia demi kepentingan suatu golongan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Mahfud MD Sebut Negara Dalam Bahaya Cengkeraman Mafia Tambang, Kasus Tambang Liar Sangihe Contoh Lambannya Pemerintah...
Mahfud MD Sentil Rektor Unair Terkait Pemberhentian Dekan FK Budi Santoso Gegara Tolak Dokter Asing, Singgung Soal 'Lempar Batu Sembunyi Tangan'
Beri Salam Hormat, Mahfud MD Puji Kejujuran Hakim Eman Sulaeman Usai Bebaskan Pegi Setiawan dari Kasus Vina Cirebon
Jusuf Hamka Bahas Utang Negara dengan Mahfud MD, Ungkap Bakal Ajukan Gugatan Terhadap Negara hingga Lapor KPK
Ajakan Mahfud MD ke Angkatan Reformasi 1998: Jangan Sewenang-wenang!