“Kita komunikasi dengan berbagai pihak, sosialisasi dan edukasi masyarakat, patroli pengawasan, supervisi ke wilayah hingga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya pemilihan,” tuturnya.
Ia menambahkan, dengan adanya pemetaan kerawanan ini, Bawaslu Sidoarjo akan proaktif dan terarah dalam mengantisipasi adanya potensi yang terjadi di lapangan.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk turut berpartisipasi, bersama-sama menjaga integritas dan kualitas Pilkada Serentak 2024, serta memastikan proses pemilihan berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Profil Mochammad Afifuddin Ketua KPU Baru, Kelahiran Sidoarjo yang Aktif di PMII, Pernah Jadi Presiden BEM dan Menulis 15 Buku
Temukan 22.735 Pemilih Satu KK Beda TPS, Bawaslu Sidoarjo Segera Minta KPU Tindaklanjuti
Bawaslu Sidoarjo Siapkan Jajaran Badan Ad-hoc untuk Lakukan Pengawasan Melekat Tahapan Pleno DPHP
Lakukan Pengawasan Melekat, Bawaslu Sidoarjo Sebut Ada Penambahan dan Pengurangan TPS di Pilkada Serentak 2024
Jumlah Pemilih di Kabupaten Sidoarjo Turun, Bawaslu Temukan Banyak Pemilih Tak Memenuhi Syarat