Minggu, 19 Juli 2026

Sidak Proyek Rehab Alun-Alun, Komisi A DPRD Jember Temukan Beberapa Persoalan di Lapangan

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Senin, 12 Agustus 2024 | 13:33 WIB
Komisi A DPRD Jember Tabroni mengecek kualitas pasir di Alun-Alun Jember. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.)
Komisi A DPRD Jember Tabroni mengecek kualitas pasir di Alun-Alun Jember. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.)

SketsaNusantara.id - Komisi A DPRD melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Alun-Alun Jember, untuk memastikan proyek pengerjaan rehab senilai Rp24 miliar lebih berjalan dengan baik.

Hingga saat ini, proyek pengerjaan rehab Alun-Alun Jember sudah mencapai 30 persen dan tenggat waktu Oktober 2024 harus selelsai.

Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni mengatakan, ada beberapa temuan yang didapati saat meninjau lokasi, salah satunya proses pengerjaan air mancur.

Baca Juga: Gelar Jalan Sehat dan Senam Bareng, KPU Kota Batu Kian Masif Sosialisasikan Pilkada 2024, Ahmad Kholil: Target Partisipasi 90 Persen Lebih

"Jadi tadi di pengerjaan air mancur ini, prosesnya tidak sesuai dengan plan yang diberikan yakni proses pemasangan rambatan yang harusnya dikerjakan terlebih dahulu,” ujarnya saat dikonfirmasi di Alun-Alun Jember, Senin, 12 Agustus 2024.

Selain itu, temuan lainnya berupa penggunaan pasir dan pemasangan papan nilai proyek yang tidak sesuai dengan standar.

"Pasir tadi harusnya menggunakan pasir Lumajang, tetapi ada pasir yang digunakan bukan dari Lumajang, kemudian juga papan proyek yang ditaruh di dalam area pengerjaan,” imbuhnya.

Baca Juga: Hasil Rekapitulasi DPS, KPU Kabupaten Pasuruan Tetapkan 1,2 Juta Lebih Pemilih Sementara di Pilkada 2024

Papan proyek tersebut, seharunya ditaruh di luar area pengerjaan agar publik mengetahui bahwa ada proses pengerjaan rehab Alun-Alun Jember.

"Ini bagian dari kontrol masyarakat, terhadap proyek pengerjaan Alun-Alun Jember,” terangnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, jika sidak yang dilakukan ini memastikan proses pengerjaan sesuai dengan rencana atau master plan yang dibuat selesai tepat waktu.

Baca Juga: Pati Berulah Lagi! Seorang Ibu Nyaris Jadi Korban Pengeroyokan Peserta Karnaval Sound System, Netizen: Katanya Cinta Damai?

"Sekarang masih 30 persen, maka kami meminta agar prosesnya sesuai dengan rencana. Karena mau tidak mau, alun-alun menjadi wajah Kabupaten Jember, sebab dengan rehab ini akan mengubah 70 persen penampilannya,” tegasnya.

Ia menambahkan, saat rehab alun-alun selesai, maka nantinya bisa menjadi pengungkit ekonomi dan kegiatan di Kabupaten Jember.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X