Minggu, 19 Juli 2026

Isu Gibran Jadi Pengganti Airlangga Hartarto di Kursi Ketum Partai Golkar, Hasto Sebut Ada Motif Kekuasaan

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 12 Agustus 2024 | 06:30 WIB
Isu Gibran jadi Ketum Partai Golkar gantikan Airlangga Hartarto. (Kolase dok. SketsaNusantara.id dan Instagram/airlanggahartarto_official)
Isu Gibran jadi Ketum Partai Golkar gantikan Airlangga Hartarto. (Kolase dok. SketsaNusantara.id dan Instagram/airlanggahartarto_official)

SketsaNusantara.id - Nama Gibran Rakabuming Raka tiba-tiba mencuat sebagai sosok pengganti Airlangga Hartarto di kursi Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar.

Usai Airlangga mengundurkan diri dari pucuk kepemimpinan partai, beredar poster yang menampilkan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai penggantinya.

Poster tersebut menampilkan sosok Gibran yang mengenakan baju adat Jawa dengan ikat kepala mengepalkan tangan.

Baca Juga: Daftar Ketua Umum Golkar dari Masa ke Masa, Ada Harmoko hingga Airlangga Hartarto, Siapa Ketum Terlama?

Dalam poster tersebut, tertulis "Deklarasi Gibran Rakabuming Raka for Ketum Golkar Tahun 2024-2029".

Poster yang juga bertuliskan KMPG (Koalisi Muda Pembaharu Golkar) itu beredar di media sosial (medsos) dan ramai diperbincangkan publik.

Bahkan, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto pun turut memberikan tanggapan.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Mundur, Jokowi Pamer Gowes Akhir Pekan, Komentar Netizen Jadi Sorotan

Menurutnya, kemunculan poster itu menyiratkan adanya motif politik demi kepentingan kekuasaan.

"Itu juga menunjukkan suatu motif-motif politik. Sehingga kemudian ada yang menggunakan itu bagi kepentingan kekuasaan tadi," ujar Hasto kepada awak media, Minggu 11 Agustus 2024.

Wacana penggantian Airlangga sebagai Ketum Partai Golkar sebenarnya sudah muncul sejak tahun lalu.

Baca Juga: Walau Jadi Menteri dan Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto Ternyata Punya Hutang Juga Loh, Segini Total Hartanya

Waktu itu, desakan untuk menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa memunculkan sejumlah nama kandidat pengganti.

Beberapa nama yang muncul adalah Luhut Binsar Panjaitan, Bambang Susatyo, Bahlil Lahadalia, serta Agus Gumiwang.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X