Kamis, 4 Juni 2026

Bye PKS! Ramai Isu Tarik Dukungan ke Anies Baswedan, Partai Dinilai Kehilangan Pegangan Moral dan Etik

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 11 Agustus 2024 | 21:15 WIB
Anies Baswedan dijegal? Bye PKS ramai di medsos. (Instagram.com/aniesbaswedan)
Anies Baswedan dijegal? Bye PKS ramai di medsos. (Instagram.com/aniesbaswedan)

SketsaNusantara.id - Tagar 'Bye PKS' malam ini sedang trending di media sosial (medsos) X, Minggu 11 Agustus 2024.

Beredar isu bahwa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menarik dukungan kepada Anies Baswedan untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.

Para pendukung Anies pun melontarkan protes di sejumlah wilayah Jakarta terkait dengan penarikan dukungan tersebut.

Baca Juga: Habis Anies Sepah Dibuang? PKS Sebut 8 Presiden Indonesia Punya Partai

Publik di medsos pun menyampaikan kekecewaan mereka pada partai tersebut dengan menggunakan tagar 'Bye PKS' di X.

Saat artikel ini ditulis, tagar itu bahkan menempati peringkat atas Trending in Indonesia.

Sinyal PKS untuk membatalkan pencalonan Anies memang semakin menguat, apalagi sejumlah pihak membeberkan peluang partai tersebut untuk bergabung ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.

Baca Juga: Dulu Diminati PKS, Kini Kaesang-Anies Baswedan Dilirik Nasdem untuk Maju di Pilgub Jakarta 2024

Bahkan, presiden terpilih, Prabowo Subianto pun sempat mengungkap kans PKS bergabung ke dalam KIM Plus.

Alhasil, nasib Anies untuk maju ke Pilgub Jakarta semakin di ujung tanduk.

Pengamat Politik Rocky Gerung pun mengomentari isu penarikan dukungan PKS.

Baca Juga: Pusaka Sunan Gunung Jati, Keris Sanghyang Naga yang Pernah Dipegang Anies Baswedan, Senjata Pembunuh Syekh Siti Jenar?

Menurutnya, PKS memang telah berubah dan faktanya partai tersebut tumbuh di dalam politik kepentingan.

Namun, politik kepentingan yang dimaksud adalah tukar tambah.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Youtube Rocky Gerung Official

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X