Kamis, 4 Juni 2026

Kyai Ma'ruf Amin Siap Jadi Penengah Konflik PBNU dan PKB tetapi Tidak Bersedia 1 Hal: Kalau Hanya untuk...

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 8 Agustus 2024 | 06:00 WIB
Kyai Ma'ruf Amin siap jadi juru damai konflik PBNU dan PKB. (Instagram.com/ kyai_marufamin)
Kyai Ma'ruf Amin siap jadi juru damai konflik PBNU dan PKB. (Instagram.com/ kyai_marufamin)

SketsaNusantara.id - Konflik yang kian memanas antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Partai Kebangkitan Bangsa) jadi sorotan Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin.

Sebagai salah satu pendiri dan mantan Ketua Dewan Syuro PKB, Kyai Ma'ruf Amin pun bersedia untuk menjadi penengah alias pihak yang mendamaikan kedua kubu tersebut.

Ia menyatakan bersedia membantu dengan tulus dan merasa punya keinginan agar perselisihan itu segera berakhir.

Baca Juga: Muncul Fitnah dan Berita Bohong, DPC PKB Jember dan Jajaran Laporkan Eks Sekjen DPP PKB Lukman Edy

Pernyataan tersebut disampaikan melalui video kanal Youtube Wakil Presiden Republik Indonesia yang diunggah Rabu, 7 Agustus 2024.

Menurutnya, mendamaikan pihak yang sedang berkonflik adalah salah satu dari perintah agama.

"Kalau keinginan mereka itu untuk saya dimintai sebagai orang yang mengislahkan, mendamaikan dengan tulus, dengan ikhlas, saya sangat bersedia tentu. Karena untuk mendamaikan itu kan perintah agama," ujar Kyai Ma'ruf.

Baca Juga: Berdandan ala Santri, Kaesang Kunjungi Cak Imin di Kantor PKB, Netizen: Partai Sarung Indonesia?

Namun, ada satu hal yang tidak dikehendaki oleh Kyai Ma'ruf terkait perannya sebagai juru damai antara PBNU dan PKB.

Ia tidak mau perseteruan antara kedua kubu itu kian meruncing jika pendapatnya terkait konflik tersebut malah dijadikan senjata untuk saling menyerang.

Dia tidak ingin memberikan peluru-peluru yang dipakai kedua belah pihak untuk semakin sering menyerang.

Baca Juga: 4 Pernyataan Gus Ipul Soal Lukman Edy yang Dilaporkan PKB ke Bareskrim Polri: PBNU Siap Berproses!

"Kalau hanya untuk mencari peluru untuk menghantam yang satu, hanya minta dari saya tapi untuk digunakan peluru untuk menghantam yang lain, saya tidak bersedia. Itu kan namanya saya memberikan peluru-peluru untuk menambah konflik," lanjutnya.

Kyai Ma'ruf menegaskan bahwa ia siap jika diminta menjadi juru damai dan mencarikan solusi antara dua pihak tersebut.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: YouTube Wakil Presiden Republik Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X