Pertama, prinsip Megawati untuk menegakkan konstitusi. Sedangkan yang kedua adalah keinginan agar Sukarnoisme diterapkan dalam kebijakan Pemerintahan Jokowi.
"Kita harus bisa membedakan antara prinsip-prinsip Megawati untuk menegakkan konstitusi dan keinginan dia untuk melihat Sukarnoisme itu diterapkan di dalam kebijakan Jokowi," lanjut Rocky.
Baca Juga: Sudah Official? Istana Garuda Dipilih Jokowi Jadi Nama Gedung Kantor Presiden di IKN Nusantara
Kedua hal itulah yang dinilai gagal diterapkan oleh Jokowi sehingga Megawati mulai memberikan kritik.
"Jadi harus fair juga bahwa tidak ada dendam yang sifatnya pribadi," ucap Rocky.
Selama ini, Jokowi telah dianggap gagal membawa kepentingan wong cilik yang menjadi garis perjuangan PDIP.
"Politik Indonesia (yang) melekat adalah kepentingan untuk memuliakan wong cilik dan Jokowi gagal memastikan bahwa dia pro wong cilik," tandas Rocky.
***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Upacara HUT ke-79 RI di Mana? Presiden Jokowi Akan Memimpin di IKN, Lalu di Istana Negara Jakarta...
Jelang Peringatan 17 Agustus 2024, Jokowi akan Berkantor di IKN Nusantara Akhir Juli, Segala Kebutuhan Sedang Dipersiapkan
Shin Tae-yong Penerima Perdana Golden Visa dari Presiden Jokowi, Inilah Keuntungannya Bagi Pelatih Timnas Indonesia
6 Fakta Pernikahan Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid 26 Juli 2024: Akad Bulan Suro hingga Jokowi-Bamsoet jadi Saksi
7 Pernikahan Artis Ini Dihadiri Pejabat hingga Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah, Terbaru Thariq dan Aaliyah Massaid