SketsaNusantara.id - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun menegaskan pentingnya pendataan pemilih yang lebih cermat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), terutama bagi warga disabilitas dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang masih banyak belum memiliki E-KTP.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Agung Budiarto, mengemukakan hal tersebut dalam audiensi dengan KPU yang berlangsung di kantor Dinsos pada Jumat 2 Agustus 2024.
"Pendataan warga yang belum memiliki E-KTP harus diperhatikan, khususnya ODGJ dan disabilitas, juga warga secara umum," ujar Agung Budiarto, dilansir SketsaNusantara.id dari laman kab-madiun.kpu.go.id.
Baca Juga: KPU Kabupaten Trenggalek Siapkan TPS Khusus di Rutan Kelas IIB Trenggalek untuk Pilkada 2024
Ia menambahkan bahwa banyak warga, termasuk migran dan lansia, juga belum melakukan perekaman E-KTP.
Data Dinsos mencatat terdapat 5.324 warga disabilitas, 2.072 ODGJ, dan 83.535 warga lansia di Kabupaten Madiun.
"Dinsos sudah sering berkomunikasi dengan Dispendukcapil untuk perekaman E-KTP. Namun, masih banyak warga yang enggan melakukan perekaman, tentu ini menjadi soal," lanjut Agung.
Baca Juga: Hasil Pemetaan Jajaran di Bawah, KPU Kabupaten Madiun Tegaskan Ada Penambahan TPS di 2 Titik Lokasi
Ia berharap KPU dapat membantu mendorong seluruh warga untuk menyuarakan hak pilih mereka, termasuk mereka yang belum melakukan perekaman E-KTP.
"Caranya bisa dengan surat keterangan atau dengan data coklit, mendorong Dispendukcapil untuk melakukan perekaman," tandasnya.
Sejak awal tahun 2024 ini, Dinsos dan Dispendukcapil telah meluncurkan program jemput bola dengan mendatangi rumah-rumah warga disabilitas dan ODGJ untuk perekaman E-KTP.
Meski demikian, kendala teknis dan sosial seperti ketidakmauan warga untuk direkam tetap menjadi tantangan utama.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2024, memastikan hak demokratis seluruh warga Kabupaten Madiun dapat terpenuhi.
Artikel Terkait
Usai Tahapan Coklit Data Pemilih Pilkada Serentak 2024, KPU Kota Madiun Temukan 1.368 Pemilih TMS
Temukan 22.735 Pemilih Satu KK Beda TPS, Bawaslu Sidoarjo Segera Minta KPU Tindaklanjuti
Segmen Marjinal Jadi Target Sosialisasi KPU Kabupaten Mojokerto Jelang Pilkada 2024
Beres Coklit 100 Persen, KPU Kabupaten Madiun Bahas Evaluasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Pilkada 2024
KPU Kabupaten Mojokerto Ajak Ratusan Siswa SMK PGRI Sooko jadi Pemilih Cerdas