SketsaNusantara.id - Pasca dilakukan tahapan pencocokan dan penelitian (coklit), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madiun mendata jumlah pemilih yang disinkronisasi dari DP4 dengan DPT Pemilu, terdapat 10.672 pemilih yang tidak memenuhi syarat, dan 6.403 pemilih baru.
Namun, angka tersebut masih akan dilakukan rekapitulasi dan penetapan daftar pemilih hasil pemutakhiran (DPHP), baik di tingkat desa maupun kecamatan
Ketua KPU Nur Anwar mengatakan, dari proses evaluasi hasil coklit yang dilakukan mulai 24 Juni hingga 24 Juli 2024 ditemukan pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat dan pemilih baru.
Baca Juga: JFC 2024 Aman, Pemkab Jember Siapkan 2 Armada Damkar hingga Beri Imbauan Cegah Kebakaran
"Dari 2.167 Pantarlih yang sudah bekerja melakukan sinkronisasi DP4 dengan data DPT Pemilu dengan jumlah 574.622 pemilh,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Sabtu, 3 Agustus 2024.
Dari jumlah tersebut menurutnya, diketahui sebanyak 280.257 pemilih laki-laki dan 294.365 pemilih perempuan yang berasal dari 272.555 Kepala Keluarga (KK).
"Sebaran data tersebut ada di 8 kelurahan dan 198 desa atau di 15 kecamatan, prosesnya kita sudah selesai pada 18 Juli lalu, tapi sampai saat ini kita lakukan evaluasi terus,” ungkapnya.
Nur Anwar menyampaikan, jika dari hasil coklit lalu itu didapati sebanyak 10.672 pemilih yang tidak memenuhi syarat, 6.403 pemilih baru, total pemilih sementara 570.353.
"Ada pergerakan data saat ini, yakni total pemilih kita sementara sebanyak 570.353 pemilih, angka tersebut menyusut karena ada jumlah pemilih yang tidak memenuhi syarat dan ada pemilih baru,” tegasnya.
Ia menambahkan, saat ini KPU Kabupaten Madiun melakukan pencermatan pergerakan data dan rekap hasil coklit menjelang pelaksanaan rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP).
"Jadi Komisioner Divisi Perencanaan dan Data melakukan pencermatan untuk memastikan tidak ada data ganda atau anomali dan invalid,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Temukan 22.735 Pemilih Satu KK Beda TPS, Bawaslu Sidoarjo Segera Minta KPU Tindaklanjuti
Segmen Marjinal Jadi Target Sosialisasi KPU Kabupaten Mojokerto Jelang Pilkada 2024
Beres Coklit 100 Persen, KPU Kabupaten Madiun Bahas Evaluasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Pilkada 2024
KPU Kabupaten Mojokerto Ajak Ratusan Siswa SMK PGRI Sooko jadi Pemilih Cerdas
Dua Anggota Pantarlih Meninggal Dunia saat Menjalankan Tugas, KPU Jatim Beri Santunan
Tingkatkan Partisipasi Masyarakat di Pilkada 2024, KPU Bondowoso Gandeng Jurnalis Lintas Media