SketsaNusantara.id - Katib Syuriah PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama), KH. M Syarbani Haira mengundurkan diri dari jabatannya.
Syarbani Haira secara resmi mundur sebagai Katib Syuriah PBNU pada 28 Juli 2024.
Keputusan Syarbani Haira mundur dari jabatannya disampaikan melalui akun TikToknya, @syarbani_haira.
Alasan Syarbani Haira mundur tentu melahirkan tanda tanya yang cukup besar.
Apalagi Syarbani Haira juga sempat memegang sejumlah jabatan penting di PBNU.
Lantas, apakah alasan Syarbani Haira mundur karena ‘drama’ yang terjadi dalam internal Nahdlatul Ulama (NU) dengan PKB?
Baca Juga: Isi Sejarah NU yang Dibelokkan Buku-Buku Pelajaran, Gus Yahya: Tiba-Tiba Ada Narasi Baru
Dalam video yang diunggah tanggal 2 Agustus 2024, Syarbani Haira pun menyebutkan alasannya mundur.
Ada 2 alasan yang membuat Syarbani Haira mantap mundur dari kepengurusan PBNU.
Alasan pertama Syarbani Haira mundur rupanya ia memiliki sudut pandang yang berbeda dengan kondisi terkini PBNU.
Selain itu, juga mengaku tak lagi memiliki waktu aktif hingga akhirnya Syarbani Haira memutuskan mundur dari PBNU.
Artikel Terkait
13 Tokoh NU Pendiri PMII Selain KH Chalid Mawardi, Ada Anak Ulama Asal Malang yang Jarang Disebut, Siapa?
Isi Sejarah NU yang Dibelokkan Buku-Buku Pelajaran, Gus Yahya: Tiba-Tiba Ada Narasi Baru
PBNU Keluarkan Larangan bagi Anggotanya Mengutip Iuran untuk Kegiatan Organisasi, Gus Yahya: Harus Dikembalikan ke Warga
Di Balik Pro Kontra Konsesi untuk Ormas Keagamaan, LPPNU dan LPNU Kabupaten Gresik Sambut Baik Keputusan PBNU Kelola Tambang
Aliansi Santri Gus Dur Gelar Demo di Kantor PBNU dan Siapkan 5 Tuntutan, Buntut Drama Ketum PBNU, PKB dan Menag?