"Ini iuran bukan masalah warga, masalah iuran yang tidak cocok," ucapnya.
"Kalau macet bisa diatur," imbuh Cak Muji.
Salah satu warga diketahui masih membahas perihal di luar masalah iuran keamanan. Cak Muji pun tak tinggal diam.
"Ini jalan, jalan umum, bukan jalan warga," tegasnya.
"Ini masalah iuran, itu aja persoalannya, bukan kemacetan, bukan masalah kebisingan," lanjut Wakil Walikota Surabaya tersebut.
Ditegaskan kembali oleh Cak Muji bahwa sebenarnya protes warga tidak akan terjadi jika sekolah tersebut mau menerima keputusan mereka.
Alhasil, mediasi antara warga dan SMP Kristen Petra 2 Surabaya tidak menemukan titik temu.
"Mediasi ini juga gak ada titik temu, jadi silahkan pihak sekolah yang mau lanjut masalah ini ke anggota dewan, dan warga punya jalan sendiri silahkan," jelas Cak Muji.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Siapkan Agenda Bulan Depan, Bawaslu Surabaya Lakukan Pengawasan Penetapan DPS
Ada Penutupan Jalan dan Pengalihan Lalu Lintas Selama JFC 2024, Ini Jalur Alternatif yang Bisa Digunakan dari Surabaya ke Banyuwangi atau Sebaliknya
Cak Muji Soroti Soal Iuran yang Tidak Cocok, Bukan Kemacetan, Buntut Keributan Warga Manyar dengan SMP Kristen Petra Surabaya
Viral! Konflik Warga Manyar dengan SMP Petra Surabaya, Cak Muji: Ini Jalan Umum, Bukan Jalan Warga!
5 Fakta Duduk Perkara Keributan Warga vs SMP Kristen Petra Surabaya Terkait Iuran Keamanan: Kronologi hingga Mediasi dengan Armuji
Viral Konflik Panas antara Warga dan SMP Kisten Petra 2 Surabaya, Intip Sosok Asli Cak Muji yang Disorot Usai jadi Mediator