Sanda menambahkan, jika dalam Pilkada 2024 ini KPU ada sedikit pengurangan TPS yang cukup signifikan di Jember.
“Totalnya dari pemilu dan pemilihan ini sangat berbeda, TPS di pemilu lalu sekitar 7 ribu, namun untuk saat ini berkurang menjadi 4 ribu,” tuturnya.
Ia menegaskan, bahwa Bawaslu Jember akan fokus mengawal hak pilih masyarakat agar tidak ada terjadi warga Jember yang memiliki hak pilih tidak masuk dalam DPT nantinya.***
Artikel Terkait
Rumah Khofifah Jadi Puncak Coklit, Ning Lia Sebut Ada Pesan Penting untuk Warga
Uniknya Serba Serbi Tahapan Coklit KPU Situbondo di Pesantren Rehabilitasi Lansia yang Ada di Bukit Legend Banyuglugur
Monitoring Coklit di Kediaman Ketua PCNU Kota Kediri, Bawaslu Jamin Pengalaman Gus Ab pada Pemilu 2024 Tak Terulang Lagi
Masuki Minggu Ketiga, Coklit Kabupaten Pamekasan Capai Angka 98,6 Persen! Warga Belum Tercoklit Dihimbau Siapkan Dokumen Penunjang
KPU Kabupaten Pasuruan Selesaikan Coklit Cuma 22 Hari, Komisioner Zahro: Kita Persiapkan Penyusunan DPS