SketsaNusantara.id - Mengacu tingkat partisipasi masyarakat pada perhelatan Pemilihan Umum Februari lalu, KPU Kabupaten Mojokerto mengevaluasi kegiatan sosialisasi yang merupakan hal penting salah satu tahapan sebelum dilaksanakan agenda lima tahunan tersebut.
Hal itu dilakukan agar strategi sosialisasi yang dilaksanakan menjelang Pilkada mendatang menuai partisipasi masyarakat (Parmas) tepat sasaran dan dapat maksimal.
Anggota KPU Kabupaten Mojokerto Divisi Partisipasi Masyarakat, Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan SDM Muslim Buchori membenarkan pernyataan tersebut.
Baca Juga: Jelang Tahapan Pencalonan, KPU Kota Batu Mulai Sosialisasikan PKPU Nomor 8 Tahun 2024
Diakui, pihaknya terus berkaca pada pelaksanaan kerja-kerja sosialisasi yang sudah diketahui hasilnya pada Pemilu 2024.
"Hasil akhir sosialisasi adalah tingkat kehadiran masyarakat dalam memberikan suaranya nanti supaya maksimal. Tentu ini membutuhkan strategi yang jitu agar masyarakat sadar untuk memberikan hak pilihnya pada Pilkada November mendatang. Strategi tersebut sudah tersusun. Kami juga mengacu pada kegiatan sosialisasi pada saat Pemilu,” terang Muslim, 14 Juli 2024.
Dirinya mengaku, evaluasi diperlukan untuk mengetahui kekurangan sosialisai Pemilu 2024.
Dengan demikian, tegasnya, strategi sosialisasi Pilkada yang dilaksanakan tidak akan sia-sia atau hanya sebatas menggugurkan kewajiban saja.
“Baik internal maupun secara berjenjang kita mengevaluasi pekerjaan sosialisasi. Selain mengetahui kekurangan, kiat sukses sosialisasi Pemilu tentu dipertahankan,” kata mantan Ketua KPU Kabupaten Mojokerto 2019-2024 ini.
Disebutkan, beberapa strategi sosialisasi yang sudah dan akan dilaksanakan salah satunya adalah menyasar pada pemilih pemula.
Menurutnya, Pemilih pemula di Kabupaten Mojokerto jumlahnya terbilang cukup signifikan tinggi.
“Data yang kami himpun dari lembaga pendidikan, jumlah pemilih pemula cukup banyak. Ini menjadi sasaran utama untuk mensosialisasikan Pilkada. Selain menjadi pengalaman baru bagi mereka dalam memilih, kesadaran positif patut kita tanamkan kepada pemilih yang kebanyakan lulus SMA atau sederajat ini,” pungkas Muslim.***
Artikel Terkait
50 Persen Data Pemilih Pilkada 2024 Sudah Tercoklit, KPU Jatim Targetkan Tuntas dalam 20 Hari
Melayani Hak Pilih Disabilitas, KPU Magetan Komitmen Bangun Aksesibilitas yang Ramah
Menuju Pilkada 2024, KPU Tuban Gelar Sosialisasi Tahapan Pencalonan, Simak Jadwal dan Penerimaan Pendaftarannya
Jelang Pilkada 2024, KPU Jombang Temui Bappeda Terkait Visi Misi Bakal Calon Kepala Daerah
Bakesbangpol Gandeng KPU Magetan Rangkul Purnawirawan TNI Polri Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik Sukseskan Pilkada 2024
KPU Lamongan Selenggarakan Sosialisasi PKPU No 8, Jelang Tahapan Pilkada Serentak 2024