Kamis, 4 Juni 2026

Berkaca Partisipasi Masyarakat Pemilu 2024, KPU Kabupaten Mojokerto Dongkrak Parmas Pilkada

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Minggu, 14 Juli 2024 | 17:00 WIB
Muslim Buchori, Anggota KPU Kabupaten Mojokerto (As’ad Choirudin)
Muslim Buchori, Anggota KPU Kabupaten Mojokerto (As’ad Choirudin)

SketsaNusantara.id - Mengacu tingkat partisipasi masyarakat pada perhelatan Pemilihan Umum Februari lalu, KPU Kabupaten Mojokerto mengevaluasi kegiatan sosialisasi yang merupakan hal penting salah satu tahapan sebelum dilaksanakan agenda lima tahunan tersebut.

Hal itu dilakukan agar strategi sosialisasi yang dilaksanakan menjelang Pilkada mendatang menuai partisipasi masyarakat (Parmas) tepat sasaran dan dapat maksimal.

Anggota KPU Kabupaten Mojokerto Divisi Partisipasi Masyarakat, Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan SDM Muslim Buchori membenarkan pernyataan tersebut.

Baca Juga: Jelang Tahapan Pencalonan, KPU Kota Batu Mulai Sosialisasikan PKPU Nomor 8 Tahun 2024

Diakui, pihaknya terus berkaca pada pelaksanaan kerja-kerja sosialisasi yang sudah diketahui hasilnya pada Pemilu 2024.

"Hasil akhir sosialisasi adalah tingkat kehadiran masyarakat dalam memberikan suaranya nanti supaya maksimal. Tentu ini membutuhkan strategi yang jitu agar masyarakat sadar untuk memberikan hak pilihnya pada Pilkada November mendatang. Strategi tersebut sudah tersusun. Kami juga mengacu pada kegiatan sosialisasi pada saat Pemilu,” terang Muslim, 14 Juli 2024.

Dirinya mengaku, evaluasi diperlukan untuk mengetahui kekurangan sosialisai Pemilu 2024.

Baca Juga: KPU Kota Madiun Sosialisasi PKPU Nomor 8 Tahun 2024, Jabarkan Persyaratan hingga Batas Usia Calon Kepala Daerah pada Pilkada 2024

Dengan demikian, tegasnya, strategi sosialisasi Pilkada yang dilaksanakan tidak akan sia-sia atau hanya sebatas menggugurkan kewajiban saja.

“Baik internal maupun secara berjenjang kita mengevaluasi pekerjaan sosialisasi. Selain mengetahui kekurangan, kiat sukses sosialisasi Pemilu tentu dipertahankan,” kata mantan Ketua KPU Kabupaten Mojokerto 2019-2024 ini.

Disebutkan, beberapa strategi sosialisasi yang sudah dan akan dilaksanakan salah satunya adalah menyasar pada pemilih pemula.

Baca Juga: KPU Trenggalek Gelar Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Verfak Dukungan Bapaslon Perseorangan Pilbub 2024

Menurutnya, Pemilih pemula di Kabupaten Mojokerto jumlahnya terbilang cukup signifikan tinggi.

“Data yang kami himpun dari lembaga pendidikan, jumlah pemilih pemula cukup banyak. Ini menjadi sasaran utama untuk mensosialisasikan Pilkada. Selain menjadi pengalaman baru bagi mereka dalam memilih, kesadaran positif patut kita tanamkan kepada pemilih yang kebanyakan lulus SMA atau sederajat ini,” pungkas Muslim.***

Halaman:

Editor: Rizqillah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X