SketsaNusantara.id - Terduga kelompok hacker yang meretas PDNS 2 (Pusat Data Nasional Sementara) memutuskan untuk mengembalikan data secara percuma.
Tak hanya itu, Brain Cipher, terduga hacker juga meminta maaf hingga meminta agar SDM dan keamanan siber Indonesia lebih ditingkatkan.
Pernyataan Brain Cipher yang diunggah dalam situs dark web kontan melahirkan banyak praduga.
Ada yang menilai hacker merasa kasihan pada masyarakat yang menjadi korban.
Bahkan ada juga yang berteori bahwa pelakunya adalah orang Indonesia.
Setidaknya ada 4 teori yang ramai dibicarakan netizen di media sosial X sepeti diunggah akun @ardisatriawan.
1. Pelaku peretasan benar-benar merasa iba hingga memberikan kunci deskripsi secara gratis.
2. Tebusan yang diminta, USD 8 Juta sudah dibayarkan oleh pemerintah secara diam-diam dan meminta hacker untuk merahasiakannya.
3. Pemerintah membayarkan tebusan beserta uang tutup mulut sehingga meminta hacker untuk berpura-pura mengembalikan data tanpa dibayar.
Artikel Terkait
Sering Diejek Pincang Prabowo Putuskan Operasi Kaki di Rumah Sakit Indonesia, Ternyata Efek dari Cedera Kaki Selama Puluhan Tahun
Ditagih Soal Janji Kampanye saat Tinjau Pembangunan Jembatan di Badean Jember, Begini Jawaban Bupati Hendy Siswanto
Wes Wayahe Mbenahi Jember, Sepanjang 7,8 Km Jalan Menuju Pantai Bandealit Mulai Digarap
Dishub Minta Maaf, Begini Tanggapan Terkait Video Viral Oknum Petugas Hapus Tulisan Parkir Gratis di Depan Minimarket
Gus Fawait Kembali Terima Surat Tugas untuk Maju Pilkada 2024, DPD PAN Jember: Segera Menjalin Komunikasi dengan Partai Koalisi
3 Produk Merek Indonesia yang Jadi Favorit di Luar Negeri! Bahkan Sampai Ada Komunitasnya?
Kasihan? Hacker Terduga Peretas Server PDNS Minta Maaf hingga Kasih ‘Kunci’ Data Gratis, Netizen: Selamat Kemkominfo!
VIRAL! Detik-detik Mobil Damkar Diseruduk Kereta Api Barang di Indramayu, Warga Menjerit Histeris Minta Tolong