Kondisi jembatan tersebut menjadikan tiap orang harus berhati-hati melewatinya dan sangat membahayakan, karena lubang kayu yang mulai lapuk membuat warga rentan jatuh saat melintasi jembatan tersebut.
Sadar jembatan yang sering dilewati itu terlalu membahayakan banyak orang, Hansen pun tergerak memperbaiki jembatan tersebut dan disambut antusias oleh warga sekitar.
Namun, kades Samabahari menyebut jembatan yang diperbaiki di Dusun Pagana itu tidak perlu diganti secara keseluruhan. Bahkan ia mengklaim, papan kayu jembatan tersebut masih layak dipakai hingga 2 tahun ke depan.
"Pemda sudah mengalokasikan anggaran Rp600 juta dari tahun 2022 dan tahun 2023 kemarin juga ada sudah dilakukan rehabilitasi Jembatan Titian jadi itu masih bisa bertahan dua tahun lagi," tutur Gamis.
Meski mendapat kritikan dari kades setempat, aksi kemanusiaan yang dilakukan Hansen menuai banyak pujian dari masyarakat Indonesia. Bahkan videonya telah ditonton lebih dari 5 juta kali dan kebaikannya menginspirasi banyak orang.
Terlebih bagi masyarakat suku Bajo di pemukiman Desa Samabahari yang merasakan manfaat langsung dengan adanya perbaikan tersebut.
Kekecewaan kades Samabahari malah menuai kritikan dari netizen. Warganet menyebut pemdes setempat harusnya bersyukur ada yang berbaik hati membantu memperbaiki jembatan, lagipula warga sekitar senang bisa mendapatkan manfaatnya.
"Aneh, Kades Samabahari Kecewa Bule Perbaiki Jembatan di wilayahnya, alasannya jembatan tersebut masih layak. Layak gimana jelas-jelas terlihat membahayakan, warga juga terlihat bahagia, bilang saja anda Kecewa karena pemdes kalah gercep (gerak cepat)," komentar akun @Heraloebs.
"Ketika desanya ada masalah, bukannya terima kasih, malah egonya tinggi menyalahkan orang yang berbaik hati mau bantu. Coba anda tinggal di desa itu jembatan kaya gitu apa masih layak??," Imbuh akun @wk_yessmar.
"Mungkin pemdes malu, kok infrastruktur wilayahnya rusak gak diperbaiki, mana anggarannya banyak betul 600 juta, Hansen galang dana 75 juta sdh bisa betulkan jembatan plus perbaiki rumah, curiga dana sebesar itu buat apa aja, tapi gak heran ini negeri konoha," tandas akun @sdr_daniel502.***
Artikel Terkait
Viral! Bule Asal Australia Ini Digigit Monyet Saat Berlibur ke Monkey Forest Ubud Bali, Disuruh Bayar Vaksin Rabies Hingga 97 Juta? Begini Kisahnya
6 Kejanggalan Elaelo, Aplikasi Pengganti Twitter yang Viral di X, Benarkah Buatan Pemerintah atau Kominfo?
Mahfud MD Sebut Negara Dalam Bahaya Cengkeraman Mafia Tambang, Kasus Tambang Liar Sangihe Contoh Lambannya Pemerintah...
Anies Baswedan Sebut 3 Poin Negara Disebut Demokratis atau Tidak, Harus Ada Ruang untuk Oposisi
Kacau! Hacker Retas Hingga 282 Data Kementrian dan Lembaga, Namun Pemerintah Hanya Mampu Pulihkan 44 Layanan yang Memiliki Backup
Meski Menganut Paham Liberal Namun Memegang Teguh Ideologi Law of Jathe, Denmark yang Anti Korupsi Menjelma Menjadi Negara Terbahagia di Dunia