Kamis, 4 Juni 2026

Mantan Sestama Basarnas Diciduk KPK, Berapa Harta Kekayaan Max Ruland Boseke dan Sepak Terjangnya di Badan SAR Nasional

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Rabu, 26 Juni 2024 | 14:45 WIB
Sosok Max Ruland Boseke, tersangka kasus korupsi Basarnas yang diciduk KPK (Twitter/@maxrulandboseke)
Sosok Max Ruland Boseke, tersangka kasus korupsi Basarnas yang diciduk KPK (Twitter/@maxrulandboseke)

SketsaNusantara.id - Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIPMax Ruland Boseke kini tengah menjadi sorotan.

Max Ruland Boseke merupakan mantan Sekretaris Utama (Sestama) Basarnas. Ia ditangkap pada Selasa, 25 Juni 2024 kemarin.

Max Ruland Boseke resmi ditetapkan sebagai dugaan korupsi pengadaan truk angkut personel 4WD dan rescue carrier vehicle di lingkungan Basarnas tahun 2012-2018.

Baca Juga: 3 Fakta Insiden Terbakarnya Truk Tangki BBM di Tol Ngawi, Suara Ledakan Terdengar Beberapa Kali

Suap Max Ruland Boseke diterimanya pada tahun 2014 silam dari WIlliam Widarta dalam bentuk kartu ATM dan slip tarik tunai sebesar Rp2,5 miliar. WIlliam Widarta merupakan Direktur CV DLM yang kini juga berstatus tersangka.

Uang tersebut digunakan Max Ruland Boseke untuk membeli ikan hias dan kebutuhan pribadi lainnya.

Kabar penetapan Max Ruland Boseke ini menjadi perhatian publik, termasuk tentang harta kekayaan yang ia miliki.

Menilik dari laman LHKPN, Max Ruland Boseke terakhir melaporkan harta kekayaannya pada tahun 2012 saat ia menjabat sebagai sekretaris utama di Basarnas.

Berikut rincian harta kekayaan Max Ruland Boseke pada tahun 2012.

Baca Juga: Satlantas Polres Ngawi Lakukan Rekayasa lalu Lintas Imbas Kebakaran Truk BBM, Begini Kondisi Ruas Jalan Tol Menuju ke Arah Solo

TANAH DAN BANGUNAN Rp. 1.632.868.000

1. Tanah & Bangunan seluas 600 m2 & 253 m2, di Kota BEKASI, yang berasal dari HASIL SENDIRI , perolehan tahun --- (Penambahan
Data Baru) Rp. 1.094.564.000

2. Tanah & Bangunan seluas 128 m2 & 135 m2, di Kota BEKASI, yang berasal dari HASIL SENDIRI , perolehan dari tahun 1984 sampai dengan 2002 (Perubahan Atas Data yang dilaporkan sebelumnya) Rp. 279.248.000

3. Tanah & Bangunan seluas 156 m2 & 120 m2, di Kota BEKASI, yang berasal dari HASIL SENDIRI ,perolehan dari tahun 1996 sampai dengan 2003 (Perubahan Atas Data yang dilaporkan sebelumnya) Rp. 259.056.000

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X