SketsaNusantara.id - Pada Sabtu, 22 Juni dini hari, warga Banjir Kanal Timur, Duren Sawit Jakarta Timur heboh.
Pasalnya di daerah itu ditemukan pria berinisial S (55) tewas bersimbah darah di sebuah toko serbaguna yang ternyata milik pria yang telah tewas tersebut.
Di tubuh pria pemilik toko serbaguna itu ditemukan luka tusuk di bagian dada hingga ia tewas bersimbah darah.
Kurang dari 24 jam, Subdib Resmob Polda Metro Jaya berhasil menangkap dua anak perempuan yang diduga sebagai pelaku pembunuhan pria pemilik toko serbaguna tersebut, dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV.
Lebih mengejutkan, ternyata pria yang terbunuh tersebut merupakan ayah kandung dari dua anak perempuan yang telah tertangkap itu.
Saat ini dua bersaudara tersebut berada di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Baca Juga: Detik-Detik Virgoun Muncul di Depan Publik! Resmi Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba
Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, diketahui bahwa yang telah membunuh ayah kandungnya tersebut remaja yang berinisial KS di alamat Jl Masjid Baitul Latief, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Pelaku ditangkap dengan sejumlah barang bukti berupa pisau yang telah digunakannya untuk menusuk ayahnya sendiri.
Hasil dari pemeriksaan polisi, remaja yang ternyata masih di bawah umur tersebut tega membunuh ayahnya karena sakit hati.
Rupanya KS dituduh sang ayah telah mencuri sehingga ia menjadi dendam kepada ayahnya dan berinisiatif membunuhnya.
"Dugaan sementara anak-anak ini sakit hati karena sering dituduh mencuri uang," jelas Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi.
Artikel Terkait
Tak Puas Usai Membakar Fasilitas, Penonton Jarah Barang Vendor TNG Lenfest di Tangerang, Bakal Dijual?
Buntut Ricuh TNG Lenfest di Tangerang, Pihak Vendor Turun Tangan, Bongkar Jumlah Kerugian!
NDX AKA Artinya Apa? Berikut Profil, Makna dan Perjalanan Karir 2 Mantan Kuli Bangunan hingga Jadi Rapper Terkenal
AHY Ungkap Jatah Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran: Saya Tidak Mau Berandai-andai
Edan! Aniaya Kucing dengan Cara Sadis, Pria di Malang Ini Berurusan dengan Polisi, Terancam Hukuman Penjara...