Minggu, 19 Juli 2026

Siswi SMAN 8 Medan Harus Tinggal Kelas Usai Sang Ayah Laporkan Dugaan Pungli di Sekolah Anaknya, Begini Kisahnya...

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Minggu, 23 Juni 2024 | 15:15 WIB
Ilustrasi - Siswa SMAN 8 Medan tinggal kelas karena orang tua laporkan pihak sekolah dugaan pungli. (pixabay/igorovsyannykov.)
Ilustrasi - Siswa SMAN 8 Medan tinggal kelas karena orang tua laporkan pihak sekolah dugaan pungli. (pixabay/igorovsyannykov.)

Lebih lanjut Coky menceritakan soal dugaan korupsi yang dilaporkannya ke Polda Sumatera Utara.

Baca Juga: Angelina Sondakh Bocorkan Permainan Nakal di Lingkup DPR: Modal Tanda Tangan, Dapet Barang Mewah!

Menurutnya, pihak sekolah tak terima dengan laporan yang dilakukannya dan tak mau berdamai sehingga anaknya yang mengganggung konsekuensinya.

"Kami setiap bulan membayar Rp150 ribu, dan sudah banyak pungli dan praktik-praktik korupsi yang dilakukan Kepala Sekolah, laporannya pun sudah dalam tahap pemeriksaan polisi," tutur Coky.

"Ini mereka tidak terima kalau dilaporkan dan karena saya tidak mau berdamai dengan dia, dibikinlah anak saya tinggal kelas dengan alasan absen, tidak masuk akal!," ucap Coky.

Baca Juga: Bukan cuma Sekali, Anggota DPR RI Anita Jacoba Gah Juga Pernah Sentil Nadiem Makarim di Raker 2022, Soal Apa?

Dugaan ini diperkuat dengan pernyataan MS yang pernah beberapa kali dipanggil ke ruang kepala sekolah terkait laporan yang diajukan orang tuanya.

"Saya sempet takut karena diinterogasi bahkan 3 kali dipanggil ke ruang kepala sekolah, katanya bapak saya harus datang ke sekolah, tapi kan nggak bisa karena bapak saya kerja," kata MS.

MS berharap ada kejelasan dan mendapatkan keadilan dari pihak sekolah lantaran selama ini dia selalu melaksanakan kewajibannya sebagai siswa dengan baik di sekolah.

Baca Juga: Update Kasus Virgoun, Polisi Kantongi 3 Fakta Baru Termasuk Identitas Pemasok Sabu hingga Kondisi Mantan Suami Inara Rusli

"Saya minta kejelasan aja pak, kesalahan saya apa gitu, karena kan saya juga bayar SPP tiap bulan, nilai-nilai saya juga bagus semua, tapi kenapa kok tinggal kelas, padahal prestasi saya di sekolah bagus," imbuhnya.

Kejadian ini pun menuai reaksi dari masyarakat hingga jadi perbincangan hangat di media sosial.

Tak sedikit netizen yang membela bapak dan anak yang mendapat perlakuan tidak adil dari pihak sekolah.

Baca Juga: Kisah Spiritual di Balik Penciptaan Lambang NU yang Diplesetkan Oknum Netizen, Dibuat Hanya dalam Sehari?

Warganet pun menyayangkan tindakan SMAN 8 Medan yang seolah-olah bertindak semena-mena kepada anak didiknya, bahkan ada yang menyematkan akun Mendikbudristek hingga wali kota Medan saat berkomentar.

Halaman:

Editor: Agus Rangga Mahardika

Sumber: Instagram @memomedsos

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X