Kamis, 4 Juni 2026

Siswi SMAN 8 Medan Harus Tinggal Kelas Usai Sang Ayah Laporkan Dugaan Pungli di Sekolah Anaknya, Begini Kisahnya...

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Minggu, 23 Juni 2024 | 15:15 WIB
Ilustrasi - Siswa SMAN 8 Medan tinggal kelas karena orang tua laporkan pihak sekolah dugaan pungli. (pixabay/igorovsyannykov.)
Ilustrasi - Siswa SMAN 8 Medan tinggal kelas karena orang tua laporkan pihak sekolah dugaan pungli. (pixabay/igorovsyannykov.)

SketsaNusantara.id - Baru-baru ini, media sosial tengah dihebohkan dengan kisah siswi SMAN 8 Medan yang dianggap mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari pihak sekolah.

Pasalnya, siswi tersebut harus tinggal kelas usai orang tuanya melaporkan pihak sekolah atas dugaan pungli (pungutan liar) dan korupsi yang dilakukan kepala sekolah.

Kisah siswi SMAN 8 Medan yang tidak naik kelas ini berawal dari beredarnya video wali murid yang tak terima anaknya tinggal kelas, padahal nilai ujiannya terbilang bagus.

Baca Juga: Geger! Beredar Video Aksi Perundungan Terjadi di Jember Hingga Bikin Warganet Geram, Begini Tanggapan dari Pihak Kepolisian

Dalam video viral yang diunggah akun Instagram @memomedsos, tampak seorang bapak marah-marah karena protes anaknya tinggal kelas diduga karena ia melaporkan pihak sekolah ke polisi atas dugaan pungli yang dilakukan kepala sekolah.

Pihak sekolah menyebut alasan siswi dengan inisial MS tersebut tinggal kelas karena sudah melampaui batas absen. 

"Anak saya tinggal kelas ini aneh, alasannya karena absen, padahal dia siswa berprestasi, nilainya bagus, ini sekolah negeri ikut peraturan pemerintah bukan swasta," kata bapak tersebut emosi dalam video yang beredar di media sosial sebagaimana dinukil SketsaNusantara.id.

Baca Juga: Buntut Video Anak SMP Makan Ayam Sambil Sebut ‘Daging Anak Palestina’, Pihak Sekolah Angkat Bicara, Ada Sanksi?

"Jangan dikarang-karang lah, ini dugaannya karena saya laporkan kepala sekolah ke polisi, ada kasus korupsi dan pungutan liar," ujar pria tersebut yang diketahui bernama Coky Indra.

Tidak terima dengan tindakan pihak sekolah, Coky akhirnya mendatangi kantor sekretariat SMA Negeri 8 Medan yang berada di Jalan Sampali, Kota Medan, Sumatera Utara pada Sabtu, 22 Juni 2024.

Tampak dalam video, Coky meminta tanggung jawab sekolah atas tindakan ini mengingat anaknya tidak salah apapun, dan merasa mendapat perlakuan semena-mena dari pihak sekolah.

Baca Juga: Viral Anggota DPR RI Anita Jacoba Gah Minta KPK Periksa Mendikbudristek Nadiem Makarim, Segini Harta Kekayaan Politikus Demokrat

Coky menilai pihak sekolah menyampaikan alasan yang tidak masuk akal lantaran MSF yang kini duduk di kelas XI IPA ini termasuk siswa berprestasi dan jarang meninggalkan pelajaran di kelas.

"Ini aneh lah, kalo dia sering bolos, pelajaran dia tertinggal tapi ini buktinya nilainya bagus sebelumnya juga termasuk siswa berprestasi," tandasnya.

Halaman:

Editor: Agus Rangga Mahardika

Sumber: Instagram @memomedsos

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X